Transaksi Kartu Pembiayaan Bank Mega Syariah Melonjak 85 Persen di Akhir Tahun 2025
Bank Mega Syariah mencatat lonjakan signifikan pada volume Transaksi Kartu Pembiayaan di akhir tahun 2025, didorong oleh peningkatan aktivitas belanja masyarakat selama periode libur.
PT Bank Mega Syariah melaporkan lonjakan volume transaksi kartu pembiayaan atau Syariah Card yang signifikan pada Desember 2025. Peningkatan ini sejalan dengan melonjaknya aktivitas masyarakat selama periode libur akhir tahun. Data menunjukkan adanya pergeseran perilaku belanja konsumen yang masif, dengan alokasi anggaran lebih besar untuk perayaan dan persiapan tahun baru.
Volume transaksi Syariah Card pada Desember 2025 mengalami kenaikan sebesar 48 persen dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya. Angka ini juga naik 21 persen dibandingkan November 2025. Secara tahunan, volume transaksi Desember 2025 bahkan melonjak hingga 85 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Eva Dahlia Kusumawati, Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah, mengungkapkan hal ini dalam keterangannya di Jakarta. Ia berharap pertumbuhan positif ini akan terus berlanjut. Harapan tersebut didukung oleh semakin lengkapnya fitur dan ekosistem pendukung keuangan syariah di Indonesia.
Pendorong Lonjakan Transaksi Kartu Pembiayaan Syariah
Peningkatan transaksi Syariah Card pada akhir tahun 2025 tidak terlepas dari perilaku belanja konsumen yang berubah. Masyarakat cenderung mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan perayaan, hadiah, dan persiapan tahun baru. Fenomena ini menciptakan 'peak season' bagi pertumbuhan volume transaksi kartu pembiayaan syariah.
Kombinasi antara kebutuhan perjalanan wisata dan belanja saat libur akhir tahun menjadi faktor utama. Hal ini menjadikan bulan Desember sebagai periode puncak bagi pertumbuhan volume transaksi Syariah Card sepanjang tahun 2025. Berbagai promo selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) turut mendorong tingginya transaksi.
Syariah Card hadir sebagai solusi pembayaran yang menawarkan kemudahan transaksi dan berbagai benefit menarik. Kartu ini memiliki fitur poin sedekah yang membedakannya dari kartu sejenis. Setiap transaksi nasabah menghasilkan poin yang akan disalurkan melalui lembaga Ziswaf mitra Bank Mega Syariah.
Kontribusi Sektor Unggulan pada Transaksi Syariah Card
Berdasarkan kategorinya, sektor retail dan marketplace menjadi kontributor utama dengan porsi 20 persen dari total transaksi selama Desember 2025. Hal ini mengonfirmasi bahwa Syariah Card kini menjadi pilihan utama. Kartu ini banyak digunakan saat berbelanja di berbagai platform e-commerce dan gerai ritel fisik.
Selanjutnya, kategori clothing dan apparel menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar 9 persen. Tingginya transaksi di sektor fesyen didorong oleh promo Harbolnas. Selain itu, kebutuhan masyarakat untuk memperbarui penampilan menjelang pergantian tahun juga menjadi pemicu.
Sektor travel juga memberikan kontribusi signifikan sebesar 8 persen terhadap total transaksi selama Desember 2025. Ini sejalan dengan masa libur akhir tahun. Pemegang Syariah Card aktif melakukan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi.
Keunggulan dan Prospek Syariah Card Bank Mega Syariah
Fitur poin sedekah menjadi salah satu keunggulan utama Syariah Card. Nasabah mendapatkan 10 poin untuk setiap transaksi kelipatan Rp10.000 pada Syariah Card Gold. Sementara itu, untuk Syariah Card Platinum, nasabah memperoleh 20 poin.
Poin-poin ini secara otomatis akan disalurkan melalui lembaga Ziswaf mitra Bank Mega Syariah. Fitur ini tidak hanya memberikan kemudahan transaksi tetapi juga nilai tambah berupa amal. Ini sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang diusung Bank Mega Syariah.
Bank Mega Syariah optimis bahwa pertumbuhan transaksi Syariah Card akan terus berlanjut. Dukungan ekosistem keuangan syariah yang semakin lengkap di Indonesia menjadi faktor pendorongnya. Inovasi fitur dan perluasan layanan akan menjadi kunci untuk mempertahankan momentum positif ini.
Sumber: AntaraNews