Tak Hanya Jaga Keandalan Pasokan Listrik, Begini Pentingnya Budaya Kepatuhan di PLN Indonesia Power
Perusahaan menegaskan bahwa budaya kepatuhan di PLN IP terus dibangun secara menyeluruh dan menyatu dan menjadi pondasi kepercayaan.
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) berkomitmen untuk terus menjalankan budaya kepatuhan yang dibangun secara menyeluruh. Budaya kepatuhan ini bahkan harus menyatu pada perilaku seluruh karyawan atau insan perusahaan.
Vice President Risk Management and Compliance PLN Indonesia Power Djamilah Nur Hidayati menegaskan bahwa budaya kepatuhan di PLN IP terus dibangun secara menyeluruh dan menyatu dan menjadi pondasi kepercayaan.
"Kepatuhan adalah pondasi kepercayaan. Kami bersyukur atas apresiasi ini, yang menjadi semangat tambahan untuk terus memperkuat sistem manajemen kepatuhan perusahaan," jelasnya dkutip dari Antara, Rabu (14/5).
Apresasi yang dimaksud oleh Djamilah Nur Hidayati adalah perusahaan baru saja menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025.
"Bagi kami, kepatuhan bukan sekadar kewajiban, melainkan nilai dasar dalam menjalankan bisnis yang berintegritas," tambah Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power Endang Astharanti.
Pada ajang tersebut, PLN IP meraih dua penghargaan yaitu Sapphire Sector Electricity untuk kategori perusahaan sektor ketenagalistrikan terbaik dalam kepatuhan regulasi dan The Most Inspiring Leader in Regulatory Compliance, yang diberikan kepada Endang Astharanti, selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power.
Penghargaan Sapphire merupakan penghargaan tertinggi IRCA yang diberikan kepada entitas usaha yang dinilai berhasil menunjukkan kepatuhan yang luar biasa terhadap regulasi serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Keunggulan Perusahaan
PLN Indonesia Power dinilai unggul atas penerapan ISO 37301:2021 Compliance Management System secara menyeluruh sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar integritas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, penghargaan untuk Endang menjadi pengakuan atas kepemimpinannya yang transformatif dalam memperkuat budaya kepatuhan dan manajemen risiko di seluruh lini organisasi.
Dengan pendekatan kolaboratif dan strategis, Endang dinilai mampu menginspirasi serta mendorong terciptanya sistem kepatuhan yang berkelanjutan di lingkungan PLN IP.
Endang menambahkan penghargaan tersebut juga makin memperkuat posisi PLN Indonesia Power sebagai perusahaan energi nasional yang tidak hanya mengutamakan keandalan pasokan listrik, tetapi juga menjadikan kepatuhan dan integritas sebagai landasan utama dalam setiap proses bisnis.
Ajang IRCA 2025, yang diselenggarakan Hukumonline tersebut diikuti 107 perusahaan dari 20 sektor industri, dengan proses penilaian oleh dewan juri independen yang meninjau aspek kepatuhan hukum, tata kelola, mitigasi risiko, hingga inovasi dalam sistem kepatuhan internal.