Tahukah Anda? Mentan Pacu Mahasiswa Unhas Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menantang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Akankah generasi muda ini berhasil mengawal cita-cita besar tersebut?
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini mengunjungi Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. Kunjungan pada Sabtu (13/9) tersebut memiliki misi penting untuk memacu semangat mahasiswa agar berkontribusi aktif dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran tidak hanya bernostalgia sebagai alumni, tetapi juga memberikan motivasi mendalam. Ia menekankan bahwa dari kampus inilah akan lahir pemimpin, penggagas, dan pejuang masa depan yang mampu membawa perubahan signifikan bagi bangsa.
Pesan utama yang disampaikan Mentan adalah ajakan untuk tidak takut bermimpi besar dan senantiasa menjaga semangat. Hal ini bertujuan agar mahasiswa Unhas dapat menjadi garda terdepan dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai bangsa penghasil pangan yang disegani di kancah global.
Mentan Amran Ajak Mahasiswa Berani Bermimpi Besar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambangi Fakultas Pertanian Unhas di sela-sela Upacara Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 Unhas. Dalam kunjungan tersebut, ia menyempatkan diri memasuki ruang kelas dan berinteraksi langsung dengan para mahasiswa.
Sebagai alumnus sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unhas, Mentan Amran menyampaikan pesan inspiratif. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memiliki mimpi besar dan keteguhan sikap dalam meraih cita-cita luhur.
“Harus mimpi besar, bertindak persisten, insya Allah sukses. Bisa ya?” ujarnya, yang disambut antusias oleh mahasiswa baru yang mengikuti program Basic Learning Skills, Character and Creativity (BALANCE). Pesan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa pejuang dalam diri setiap mahasiswa untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Integritas dan Disiplin: Kunci Sukses dari Kampus
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga berbagi kisah perjalanan akademiknya di Unhas. Ia menceritakan pengalamannya mulai dari ruang kuliah tempat ia belajar dan berproses, hingga pengalaman jatuh bangun yang membentuk karakternya saat ini.
Menurutnya, kampus merupakan ruang penting untuk menumbuhkan integritas, disiplin, serta keyakinan bahwa kerja keras akan selalu membuahkan hasil. Pengalaman pribadi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Unhas telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang tangguh.
“Tekanan itu bukan melemahkan. Berlian lahir dari tekanan besar. Begitu pula kita, harus berani menghadapi tekanan, karena itu yang akan membentuk kita menjadi lebih baik,” ucapnya. Filosofi ini diharapkan dapat menjadi pegangan bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Unhas Diharapkan Lahirkan Generasi Unggul Pangan
Dalam orasi ilmiahnya pada Upacara Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 Unhas, Mentan Amran mendorong agar kampus melahirkan generasi unggul. Generasi ini diharapkan mampu membangun Indonesia, khususnya dalam sektor pangan, dan mewujudkan cita-cita sebagai lumbung pangan dunia.
Sebagai Ketua IKA, Amran mengimbau kepada seluruh dosen untuk mendidik generasi bangsa dengan kualitas luar biasa bahkan secara eksponensial. “Karena mereka inilah yang kelak akan menggantikan kita dan meneruskan perjuangan Republik Indonesia,” imbuh Mentan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mentan Amran. Ia menilai pertemuan mahasiswa baru dengan tokoh nasional yang juga alumnus Unhas akan menumbuhkan rasa bangga dan motivasi untuk berkontribusi lebih luas bagi bangsa.
“Kehadiran Pak Menteri memberi inspirasi nyata bagi mahasiswa baru bahwa perjuangan dan impian besar bisa dimulai dari bangku kuliah di Unhas,” kata Prof. Ruslin. Kunjungan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di masa depan.
Sumber: AntaraNews