Spanyol makin kepincut komoditas biji pala Sulawesi Utara
"Di awal 2016 telah diekspor biji pala sebanyak 14 ton ke Spanyol."
Spanyol makin meminati komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yaitu biji pala. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan biji pala dari negara tersebut.
"Di awal 2016 telah diekspor biji pala sebanyak 14 ton ke Spanyol dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD 135.500," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, T Hasudungan Siregar seperti ditulis Antara Manado, Rabu (10/2).
Hasudungan mengatakan, biji pala asal Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memiliki kualitas produk yang cukup tinggi sehingga sangat diminati pasar luar negeri. "Selain pasar Eropa, Amerika, Asia dan Afrika sering membeli biji pala asal Sulut," jelasnya.
Memang, katanya, di Sulut ada beberapa daerah yang memproduksi biji pala namun yang sering diminta oleh buyers atau pembeli luar negeri yakni biji pala asal Siau. Pasar Spanyol membeli biji pala asal Sulut dalam jumlah yang banyak untuk dijadikan bumbu masakan, aroma terapi dan bahan baku obat-obatan.
"Kegunaan biji pala memang sangat banyak sehingga pasar Spanyol sangat tertarik dengan kualitas produk yang dari Sulut tersebut," jelasnya.
Dia berharap kualitas dan kuantitas produk biji pala Sulut tetap dipertahankan agar permintaan lebih banyak karena mampu memberikan dampak yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.
Pihaknya berjanji akan terus memfasilitasi dan memberikan kemudahan bagi pengekspor di Sulut dalam mengurus kelengkapan berkas kegiatan ekspor tersebut.
Baca juga:
Miris, laut Indonesia sangat luas tapi impor ikan asin dari Taiwan
Tepung kelapa Sulawesi Utara jadi primadona di Yunani
Musim hujan, BPS sebut jadwal panen raya jadi Maret dan April
Mentan Amran minta importir beli bawang merah petani Indonesia
Produk alat kesehatan Indonesia jadi buruan negara Timur Tengah
Rachmat Gobel: Kami menunggu pemerintah lindungi industri domestik