Sowan ke Perry Warjiyo, Thomas Djiwandono Bantah Bakal Jadi Gubernur Bank Indonesia
Ia menyampaikan bahwa statusnya masih sebagai deputi gubernur terpilih dan belum resmi menjalankan tugas kelembagaan di Bank Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Thomas Djiwandono menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penugasan khusus yang diberikan pihak bank sentral kepadanya.
Ia menyampaikan bahwa statusnya masih sebagai deputi gubernur terpilih dan belum resmi menjalankan tugas kelembagaan di Bank Indonesia.
"Saya tekankan tidak ada tidak ada penugasan khusus belum ada,” kata Thomas dalam Media Briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, ditulis Kamis (29/1).
Thomas menjelaskan, sebelum memberikan pernyataan tersebut, dirinya baru saja bertemu dan berdiskusi langsung dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Pertemuan itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan komunikasi awal, mengingat proses pengangkatannya belum sepenuhnya rampung.
"Saya tadi baru baru saja sebelum ini bicara khusus dengan Pak Gubernur Bank Indonesia kita sangat saya sowan ke beliau ya apa kan saya ini masih terpilih," ujarnya.
Pembahasan Penugasan akan Diumumkan Setelah Proses Resmi
Dalam pertemuannya dengan Gubernur BI, Thomas mengungkapkan berbagai hal telah dibahas, termasuk kemungkinan penugasan khusus ke depan. Namun, ia menekankan bahwa keputusan terkait penugasan tersebut belum ditetapkan dalam waktu dekat.
Menurutnya, penugasan khusus baru akan dicetuskan dan diumumkan secara resmi setelah seluruh proses kelembagaan selesai. Salah satu tahapan penting yang masih harus dilalui adalah proses di Mahkamah Agung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Tapi saya tetap merasa sowan ke Pak Gubernur tadi saya kesitu kita membahas banyak hal soal penugasan khusus nanti akan di cetuskan akan diumumkan. Mungkin nanti sesudah saya apa melalui proses di Mahkamah Agung nanti,” ungkapnya.
Bantah Isu Jadi Gubernur BI
Selain itu, Thomas Djiwandono menegaskan bahwa proses penunjukannya sebagai Deputi Gubernur BI berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini membantah isu yang menyebut dirinya sejak awal ditunjuk atau dipersiapkan untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia.
"Soal (penunjukan) Gubernur BI, tidak," pungkasnya.