Sensus ekonomi, Menko Darmin ngaku tak punya usaha
Tim BPS memasuki kediaman Menko Darmin dan mengajukan sejumlah pertanyaan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mulai melakukan sensus ekonomi pada hari ini, 1 Mei 2016. Sensus yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali ini secara perdana menyambangi kediaman Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di Kompleks Widya Chandra, Jakarta.
Survei tersebut dilakukan oleh Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadiwibowo bersama beberapa orang staf BPS.
Survei yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu berlangsung relatif cepat. Tim BPS memasuki kediaman Menko Darmin dan mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai kepemilikan kegiatan usaha yang dilakukan Menko Darmin.
"Pak Darmin memiliki kegiatan usaha lain atau tidak?" tanya Sasmito kepada Darmin, Minggu (1/5).
Menko Darmin pun mengaku tidak memiliki kegiatan usaha. "Tidak ada," jawab Darmin.
Survei pun selesai, karena responden tidak memiliki kegiatan usaha lain. Bila memiliki kegiatan usaha, maka ada beberapa daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh responden.
"Cepat kan, cuma dua menit selesai," imbuh Darmin.
Sensus akan berlangsung sampai dengan 31 Mei 2016. Kemudian data akan diolah dan disampaikan untuk tahap awal pada Agustus 2016 terkait jumlah usaha. Sedangkan untuk keseluruhan disampaikan pada akhir tahun.
Baca juga:
Lepas petugas sensus ekonomi, Ahok minta data harus akurat
Jokowi akui perbedaan data hambat kebijakan ekonomi
BPS: Pencabutan subsidi listrik tambah beban rakyat kecil
BPS: Dana desa turunkan ketimpangan pengeluaran penduduk pedesaan
Papua Barat jadi provinsi dengan ketimpangan pengeluaran tertinggi
Ini penyebab gini rasio September Indonesia di posisi 0,4 persen
September 2015, BPS catat gini rasio Indonesia 0,4 persen