LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah dibuka menguat ke level Rp 13.308 per USD

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat hari ini, Selasa (20/3). Rupiah dibuka di level Rp 13.308 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.314 per USD. Nilai tukar sempat menyentuh level Rp 13.301 per USD. Saat ini, Rupiah berada di Rp 13.308 per USD.

2017-03-21 09:14:51
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat hari ini, Selasa (21/3). Rupiah dibuka di level Rp 13.308 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.314 per USD.

Mengutip data Bloomberg, usai pembukaan, Rupiah masih terus lanjutkan penguatan. Nilai tukar sempat menyentuh level Rp 13.301 per USD. Saat ini, Rupiah berada di Rp 13.308 per USD.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara mengatakan, nilai tukar Rupiah tetap menguat pada Februari 2017 sejalan dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian keuangan global. Bulan Februari, Rupiah rata rata mengalami apresiasi atau menguat sebesar 0,17 persen (month to month) menjadi Rp 13.338 per USD.

Advertisement

"Penguatan Rupiah didukung oleh berlanjutnya penjualan valuta asing oleh korporasi eksportir sejalan dengan kinerja ekspor yang membaik, dan aliran modal masuk ke pasar keuangan Indonesia. Terutama dalam rangka pembelian Surat Berharga Negara (SBN) sejalan dengan persepsi positif investor terhadap terjaganya kondisi perekonomian domestik," ujar Tirta di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/3).

Tirta mengatakan, Bank Indonesia akan terus melakukan langkah-langkah stabilisasi yang diperlukan demi menjaga nilai tukar Rupiah tetap sejalan dengan fundamental dan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai risiko yang dapat timbul terkait arah kebijakan AS dan dampak lanjutan kenaikan FFR (Fed Fund Rate), serta risiko ketidakpastian politik di sejumlah negara Eropa," ungkapnya.

Advertisement

Baca juga:
4 Bukti Singapura sangat berarti untuk ekonomi Indonesia
Cerita Freeport susahnya tembus tanah Papua cari tambang emas
Banyak pemalsuan, aturan bilyet giro disempurnakan
Maret 2017, Kepemilikan SBN Indonesia capai Rp 1.895 triliun
S&P dinilai aneh belum berikan peringkat investment grade Indonesia
Kemenkeu: RI dinilai sudah laik dapat investment grade dari S&P
Dana repatriasi masuk pasar modal buat IHSG cetak sejarah baru

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.