LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Realisasi Penerimaan Pajak Sampai Agustus 2019 Capai Rp920,15 Triliun

Kemenkeu mencatat realisasi penerimaan pajak sampai dengan Agustus 2019 sebesar Rp920,1 triliun. Jumlah itu baru mencapai 51,51 persen dari target Rp1.618,1 triliun dalam APBN 2019. Pendapatan perpajakan pada Agustus 2019 ini juga mengalami kenaikan tipis sebesar 1,4 persen dibandingkan realisasi yang sama pada 2018.

2019-09-24 20:21:35
Pajak
Advertisement

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak sampai dengan Agustus 2019 sebesar Rp920,15 triliun. Jumlah itu baru mencapai 51,51 persen dari target Rp1.618,1 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pendapatan perpajakan pada Agustus 2019 ini juga mengalami kenaikan tipis sebesar 1,4 persen dibandingkan realisasi yang sama pada tahun sebelumnya. Di mana, pada 2018, realisasi perpajakan tercatat sebesar Rp907,5 triliun.

"Penerimaan perpajakan kita tumbuh hanya 1,4 persen saja dari tahun lalu," kata dia saat konferensi pers APBN Kita, di Jakarta, (24/9).

Advertisement

Menteri Sri Mulyani mengatakan dari jumlah penerimaan perpajakan sebesar Rp920,15 triliun tersebut, khusus untuk pajak saja mencapai Rp801,16 triliun. Di mana, jumlah itu terdiri dari penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) mencapai Rp494,21 triliun, tumbuh 3,08 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pajak penghasilan terutama PPh migas masih menjadi sumber utama penerimaan pajak dengan kontribusi Rp454,78 triliun," tuturnya.

Kemudian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) juga terkontraksi -6,36 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi Rp287,01 triliun. Sedangkan, PBB dan Pajak lainnya tercatat sebesar Rp18,94 triliun atau tumbuh 52,41 persen.

Advertisement

Di sisi lain, penerimaan selain dari pajak, seperti kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp119 triliun atau tumbuh 10,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah tersebut, terdiri dari bea masuk sebesar Rp23,83 triliun, cukai sebesar Rp93,12 triliun dan bea keluar Rp2,05 triliun.

Baca juga:
Sebanyak 2,2 Juta Kendaraan Bermotor di Jakarta Menunggak Pajak
Curhat Sri Mulyani Dibilang Zalim Gara-Gara Pajak dan Retribusi Daerah
Pajak Air Tanah DKI Terkendala Meteran Rusak
Tempat Hiburan Pindah ke Daerah Penyangga, Target Pajak DKI Tidak Tercapai
Menteri Sri Mulyani Nilai Robot Bukan Tak Mungkin Menjadi Obyek Pajak di Masa Depan
Selain Investasi, Pemerintah Turut Kaji Omnibus Law Perpajakan dan Izin Ekspor Impor
Pemerintah Pastikan Rencana Omnibus Law Tak Akan Ganggu Penerimaan Daerah

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.