Punya target seperti Jokowi, Maduro janji cukur kumis jika gagal
Pemerintah Venezuela pimpinan Maduro juga memiliki target penyediaan satu juta rumah bagi penduduknya.
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, berjanji untuk mencukur kumisnya jika pemerintahannya gagal mencapai target penyediaan satu juta rumah baru hingga akhir tahun ini. Pemerintah Maduro mengklaim bahwa sejauh ini telah menyerahkan 800.000 rumah.
"Jika pada 31 Desember saya belum menyiapkan satu juta rumah, saya akan mencukur kumis saya sebagai hukuman sehingga semua orang akan tahu bahwa saya gagal," kata Maduro seperti dilansir dari Antara, Jumat (6/11).
Presiden Maduro merujuk pada sebuah proyek pembangunan perumahan ambisius peninggalan Hugo Chavez pada 2011 untuk memindahkan ribuan keluarga yang kehilangan rumah mereka akibat banjir dahsyat pada 2010. Chavez, yang meninggal pada 2013, berjanji untuk membangun tiga juta rumah hingga 2019.
Dengan pemilihan umum satu bulan mendatang, Maduro mengatakan bahwa penurunan harga minyak tidak akan mempengaruhi program-program bantuan sosial pemerintah. Di mana, minyak adalah sumber utama pendapatan Venezuela.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia tetapi ekonominya berantakan, dengan naiknya inflasi dan kekurangan kebutuhan dasar seperti kertas toilet.
Seperti diketahui, Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga memiliki program satu juta rumah. Wapres Jusuf Kalla mengatakan program ini untuk mengatasi kekurangan perumahan yang dialami Indonesia di mana angkanya mencapai 13 juta unit.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPR Djoko Mursito mengatakan realisasi Program Satu Juta Rumah terdiri dari 603.516 unit rumah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dan 396.484 unit rumah untuk Non MBR.
Dari total jumlah MBR, tahap I dibangun sebanyak 331.693 unit, tahap II dibangun 98.020 unit dan tahap III dibangun 173.803 unit.
"Untuk program satu juta rumah, pada tahap I saat ini sedang dibangun 22.810 unit. Pada saat pencanangan tanggal 29 April ini akan dilakukan ground breaking sebanyak 103.135 unit rumah. Sisanya setelah pencanangan akan dibangun 205.748 unit," ungkap Djoko dilansir dari situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Menurut Djoko Mursito, potensial pembiayaan Program Satu Juta Rumah terdiri dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 8,1 triliun, BPJS Ketenagakerjaan Rp 48,5 triliun, Bapeprtarum PNS Rp 3,1 triliun, PT Taspen Rp 2 triliun, Perum Perumnas Rp 1 triliun dan FLPP Rp 5,1 triliun. Kebutuhan pembiayaan tersebut telah memperhitungkan penurunan suku bunga KPR FLPP dari 7,25 persen menjadi 5 persen, dan penurunan uang muka menjadi 1 persen.
Baca juga:
Proyek satu juta rumah murah genjot penjualan semen
Bangun satu juta rumah, pemerintah longgarkan 10 aturan
Pelemahan rupiah tak ganggu proyek satu juta rumah
Saran untuk Jokowi agar program satu juta rumah murah terwujud
Wujudkan program satu juta rumah, REI bangun 5.000 unit di Jambi
Program satu juta rumah murah Jokowi sasar daerah pinggiran
Ancol ikut garap program satu juta rumah Jokowi mulai akhir tahun