Profil Hendy Setiono, Pendiri Kebab Tukri Baba Rafi yang Kini Dilaporkan ke Polisi
Hendy memilih keluar dari ITS Surabaya untuk merintis bisnis kebab.
Nama Hendy Setiono masuk dalam daftar pencarian utama mesin google, Senin (17/2). Hendy merupakan pendiri dari jaringan waralaba, Kebab Turki Baba Rafi.
Sorotan ini terjadi usai rekan bisnisnya Niko Al Hakim alias Okin, mengungkap bahwa Hendy diduga melakukan praktik bisnis yang tidak transparan. Dia mengaku kesulitan saat meminta salinan rekening koran atas usaha merek Ngikan Yuk yang dirintis bersama.
Akibatnya, mantan suami Rachel Vennya itu telah membuat laporan atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap pendiri Kebab Turki Baba Rafi tersebut.
Melansir laman resmi babarafi.com, Senin (17/2), Hendy Setiono lahir di Surabaya pada 30 Maret 1983 silam. Masa kecilnya ia dihabiskan di Surabaya, kemudian pindah ke Bontang.
Disebutkan bahwa, Hendy tidak berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana (S1). Sebab pada semester 4, dia memilih keluar dari ITS Surabaya untuk merintis bisnis kebab.
Bisnis yang Hendy geluti terinspirasi dari perjalanan-nya ke negara Qatar, tempat di mana ayahnya bekerja pada perusahaan minyak di sana. Dengan matanya sendiri, Hendy melihat bisnis kebab ramai peminat.
Setelah memakan kebab dari Qatar tersebut, Hendy terbesit pikiran untuk membuka usaha kebab tersebut di Indonesia. Tak butuh waktu lama. Pada September 2003, gerobak jualan kebabnya beroperasi di Nginden Semolo, Surabaya, Jawa Timur.
Bersama Hasan Baraja, temannya, dia memodifikasi rasa dan ukuran kebabnya agar lebih cocok dengan orang Indonesia. Dengan modal awal Rp4.000.000, pinjaman dari adik perempuannya, dia berjualan kebab dengan seorang karyawan.
Singkat cerita, usaha dari gerobak tersebut berjalan mulus. Racikan tangannya dengan mudah diterima lidah masyarakat Indonesia. Hendy akhirnya memilih untuk keluar dari kuliah, meski di tentang orangtuanya.
Dengan tekad bulat, Hendy mendirikan PT. Baba Rafi Indonesia sebagai pemegang merek dagang Kebab Turki Baba Rafi pada 2005 silam. Di tahun yang sama dirinya membuka sistem waralaba Kebab Turki Baba Rafi.
Tak butuh waktu lama. usaha kebab Turki Baba Rafi yang didirikannya menjamur di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, gerai miliknya sudah mencapai lebih dari 1000 di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Curhatan Okin
Sebelumnya, Niko Al Hakim alias Okin membongkar perilaku rekan bisnisnya dalam bisnis Ngikan Yuk . Adapun, sosok yang dimaksud diduga kuat Hendy Setiono.
Mantan suami Selebgram Rachel Vennya itu mengaku jika kesulitan untuk meminta salinan rekening koran dari rekan bisnisnya. Dia juga bercerita bahwa banyak korban yang tak berani bicara.
Berikut curhatan lengkap okin dalam akun sosial media Instagram pribadinya:
"Sebagai sesama pemegang saham, minta rekening koran aja susahnya minta ampun. Sampe lewat somasi 1,2,3 sampe akhirnya bikin LP di Bareskrim atas dasar TPPU. Sehari setelah LP naik, Dia sempet ngajak ketemu mohon-mohon sujud-sujud untuk LPnya cabut. Dan tau sekarang apa? sekarang die malah gugat gue perdata dengan dalih gue gapunya saham di PF itu (aneh banget? Kalo gapunya saham kenapa selama 2 taun awal digaji + kasih deviden + satu gugatan lagi yg mengatakan kalo selama ini gue kerjanya ga bener karena jarang posting. Lah, yg bikin sampe 200++ store siapa sampe akhirnya dia kelabakan sendiri ngurusnya terus akhirnya produknya ancur karena gabisa ngehandle? Yang penting uang closingan masuk ya bos?? Pokoknya berbagai cara dia lakuin buat ngehindar, padahal gue cuma minta rekening koran jir 😭 ya sampe akhirnya setelah LP, dan memeriksa saksi-saksi, kita nemuin banyak aliran dana yang tidak seharusnya. Bahkan calon franchisee kalau mau bayar, transfernya ke rekening perusahaan beliau bukan rekening perusahaan kami.Ini orang korbannya banyak. Masih seliweran dengan pedenya pula isi seminar, deket2 sama pejabat, ikut2an organisasi. Kata gue mah, jaga-jaga sama ini orang. Udah terbukti track recordnya kacau. Video ini dibuat agar semua orang bisa berhati2 dan ga ada korban selanjutnya," tulis kesal Okin.