LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Produsen sepeda motor listrik China bangun pabrik Rp 50 M di Batam

Produsen sepeda motor listrik China bangun pabrik Rp 50 M di Batam. Perusahaan itu menargetkan dapat mengekspor produk sepeda motor listrik senilai USD 7,5 juta per tahun. Perusahaan tersebut akan segera melakukan proses produksi di Kawasan Industri Century Park dengan sebanyak 50 tenaga kerja lokal yang akan direkrut.

2017-08-11 17:54:05
Investasi
Advertisement

Perusahaan perakit sepeda motor listrik asal China menanamkan modal Rp 50 miliar di Batam. Perusahaan ini memanfaatkan program izin investasi 3 jam di Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Gedung Sumatera Promotion Centre.

"Masuknya PMA baru ini, menunjukan Batam masih memiliki daya tarik tersendiri bagi investor," kata Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Gusmardi Bustami, seperti dikutip dari Antara, Batam, Jumat (11/8).

Bustami mengungkapkan, perusahaan itu menargetkan dapat mengekspor produk sepeda motor listrik senilai USD 7,5 juta per tahun. Perusahaan tersebut, lanjutnya, akan segera melakukan proses produksi di Kawasan Industri Century Park dengan sebanyak 50 tenaga kerja lokal yang akan direkrut.

"Beberapa hari ini sudah ada sejumlah perusahaan berinvestasi memanfaatkan program tersebut. Ke depan kami akan terus melakukan upaya mendatangkan lebih banyak PMA," kata Bustami.

Dia juga berharap dengan masuknya para investor baru akan diikuti dengan peningkatan keahlian sumber daya manusia (SDM) sehingga banyak industri yang akan berlaih ke teknologi tinggi.

"Masuknya investasi dengan tehnologi baru di Batam harus diimbagi penguatan tenaga kerja yang bisa menyesuaikan keahliannya. Sehingga kesinambungan perusahaan terjaga," kata dia.

Sebelumnya perusahaan asal Jerman, PT Mitech Arenis International (MAI) pada Rabu (9/8) juga menanamkan modal sebesar Rp 130 miliar di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan memanfaatkan program izin investasi tiga jam.

Perusahaan tersebut akan membuat mesin pembangkit listrik dengan bahan bakar sampah. Produk yang dihasilkan, bukan hanya untuk Indonesia tapi juga akan dipasarkan pada Kawasan Negara Asean.

Masuknya perusahaan tersebut akan menyerap sekitar 100 orang tenaga kerja lokal Batam.

Baca juga:
Temui Jokowi, Singapura minat investasi di Batam-Bintan-Karimun
BEI: Tak ada penurunan daya beli, masyarakat kini pilih investasi
Bos Crown Group ajak orang kaya RI tanam investasi di Australia
4 Bukti tak optimalnya program dana desa ala Jokowi
Investor Hong Kong kepincut tanam modal di Pekalongan
Bos Bappenas incar investasi asing sektor pariwisata & infrastruktur
WNA yang berinvestasi bakal dipermudah urus visa dan izin tinggal

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.