4 Bukti tak optimalnya program dana desa ala Jokowi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur. Jokowi juga didampingi Ibu Negara Iriana Widodo dan Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi meninjau proyek dana desa di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Selain itu, Jokowi yang didampingi Kepala Desa Tani Bhakti Alamzyah dan Bupati Kukar Rita Widyasari juga meninjau pembangunan penyaringan air bersih dan embung yang anggarannya berasal dari dana desa.
"Apa yang dikerjakan itu apa yang dibutuhkan rakyat. Di sini air kalau pas hujan begini tidak masalah tapi kalau masuk kemarau menjadi masalah besar," ujar Jokowi seperti dilansir Antara, Senin (5/12).
Menurutnya, pembangunan penyaringan air minum serta penyimpanan air untuk kebun maupun sawah sudah tepat. "Dan kita memang tahun depan ini mau kejar yang namanya embung kantong air untuk semua desa yang musim kemaraunya sangat membutuhkan air," katanya.
Jokowi pun mengakui dana desa rentan diselewengkan. Untuk mengelolanya, Jokowi mengingatkan diperlukan pengawasan yang baik dan dilakukan secara terus menerus.
"Saya selalu sampaikan bahwa manajemen dana desa itu harus betul-betul direncanakan dengan baik, diorganisasi yang baik. Ada pendampingan, dilaksanakan, tetapi juga harus ada pengawasan, controlling, pemeriksaan, yang terus menerus. Karena ini terkait uang yang besar sekali," kata Jokowi.
Saat awal diluncurkan, Jokowi menjelaskan dana desa dialokasikan sebesar Rp 20 triliun. Sementara setahun setelahnya, ditingkatkan menjadi Rp47 triliun dan kini berada pada angka Rp60 triliun. Lewat jumlah besar tersebut, Jokowi berharap seharusnya dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat desa.
"Artinya, total dalam tiga tahun ini sudah Rp127 triliun. Apa yang kita harapkan dari dana desa ini? Ada perputaran uang dari dana desa, ada perputaran uang di bawah, ada perputaran uang di desa, sehingga apa? Daya beli rakyat di desa semakin naik," ujarnya.
Berikut 4 bukti tak optimalnya program dana desa ala Jokowi seperti dirangkum merdeka.com.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya