PLN Sambungkan Listrik 1,11 MVA ke Kantor Pemprov Papua Selatan, Dukung Percepatan Pembangunan
PT PLN (Persero) telah menyambungkan listrik sebesar 1,11 MVA ke Kantor Gubernur dan DPR Provinsi Papua Selatan, menunjukkan komitmen PLN Papua Selatan dalam mendukung percepatan roda pemerintahan dan pembangunan di wilayah Daerah Otonomi Baru.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat telah berhasil melakukan penyambungan daya listrik sebesar 1,11 Mega Volt Ampere (MVA) untuk Kantor Gubernur dan Kantor DPR Provinsi Papua Selatan. Penyambungan ini berlokasi di Kompleks Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten Merauke, sebagai langkah strategis mendukung operasional pemerintahan di provinsi baru tersebut.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menyatakan bahwa penyambungan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung percepatan roda pemerintahan. Tujuannya adalah agar pelayanan publik dapat berjalan secara optimal di wilayah hasil pemekaran baru tersebut.
Penyalaan listrik ini memastikan infrastruktur kelistrikan siap tepat waktu sebelum gedung-gedung pemerintahan beroperasi penuh, yang krusial bagi kelancaran administrasi dan pembangunan. Dengan pasokan listrik yang andal, diharapkan pemerintahan DOB Papua Selatan dapat segera melayani masyarakat dengan maksimal.
Detail Penyambungan Daya dan Infrastruktur Pendukung
Penyalaan pelanggan baru ini mencakup dua institusi vital, yaitu Kantor Gubernur Papua Selatan dan Kantor DPR Provinsi Papua Selatan. Masing-masing institusi mendapatkan suplai daya sebesar 555 kilo Volt Ampere (kVA) dari total 1,11 MVA yang disambungkan.
Untuk menjamin distribusi energi berjalan tanpa hambatan, PLN telah membangun infrastruktur pendukung yang memadai. Infrastruktur tersebut berupa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 0,8 kilometer sirkuit (kms) serta pemasangan dua unit trafo distribusi. Setiap trafo memiliki kapasitas 630 kVA yang ditempatkan di tiap lokasi pelanggan.
Diksi Erfani Umar menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik di Kompleks DOB Papua Selatan menjadi prioritas utama. Hal ini mengingat peran krusial gedung-gedung tersebut sebagai pusat kebijakan di provinsi yang dibentuk sejak 11 November 2022.
Peran Krusial Listrik dalam Pembangunan Daerah Otonomi Baru
Proses penyambungan listrik ini berjalan sesuai rencana berkat koordinasi yang intensif antara PLN dengan pemerintah provinsi dan para pengembang. Sinergi ini memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan tersedia sebelum gedung-gedung pemerintahan beroperasi penuh.
Provinsi Papua Selatan merupakan salah satu dari empat provinsi hasil pemekaran di tanah Papua yang kini tengah memacu pembangunan infrastruktur fisiknya. Keandalan listrik menjadi parameter penting bagi investor dan pemerintah pusat dalam menilai kesiapan sebuah wilayah baru untuk berkembang secara mandiri.
Dengan daya yang terukur dan infrastruktur yang baru saja diselesaikan, PLN optimistis pemerintahan DOB Papua Selatan dapat segera melayani masyarakat dengan maksimal. Ketersediaan listrik yang stabil adalah fondasi bagi kemajuan administrasi dan ekonomi di wilayah tersebut.
Sumber: AntaraNews