PLN lanjutkan 6 proyek listrik mangkrak dari era SBY
Meski akan melanjutkan 23 pembangkit dari 34 pembangkit mangkrak tersebut, perseroan belum memperkirakan tambahan anggaran. Jika ada pengeluaran tambahan dipastikan tidak akan terlalu besar.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) kembali melanjutkan pembangunan enam pembangkit yang mangkrak. Pembangunan ini merupakan bagian dari 17 pembangkit dari 34 pembangkit mangkrak pada 2006-2010.
Direktur PLN, Sofyan Basir mengatakan enam pembangkit ini akan dilanjutkan setelah melalui kajian BPK, TNP2K, dan kejaksaan.
"Ada 17 sudah ada solusinya, enam itu sedang didiskusikan karena ada legal aspek yang harus diselesaikan. Enam pembangkit ini juga sudah selesai akan kami ambil alih," ujar Sofyan di Jakarta, Jumat (18/11).
Meski akan melanjutkan 23 pembangkit dari 34 pembangkit mangkrak tersebut, perseroan belum memperkirakan tambahan anggaran. Jika ada pengeluaran tambahan dipastikan tidak akan terlalu besar.
"Detailnya belum persis, tapi tidak besar," ujar Sofyan.
Sementara, sisanya 11 pembangkit lainnya ditegaskan sudah terminasi dan belum diberikan uang muka. "Terminasi itu sebagian besar memang kita belum kasih uang muka. Kasih uang muka baru sedikit. Ini yang akan kita tagih karena semua terminasi. Kita berhentikan tidak jadi," jelas Sofyan.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Sofyan Basir menegaskan 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak bukan merupakan bagian dari proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW). Menurutnya, 34 proyek tersebut merupakan garapan pemerintah terdahulu.
"Proyek itu sekitar 6-7-8 tahun lalu," singkat Sofyan di JCC, Jakarta, Minggu (13/11).
Sementara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menambahkan pemerintah hanya fokus pada penyelesaian megaproyek 35.000 MW. Di mana merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo.
"Mungkin di sini saya ingin menekankan yang selalu diramaikan urusan proyek 34 proyek mangkrak. Itu proyek yang dulu lho ya, bukan 35.000 MW," ungkapnya.
Menteri Rini menegaskan, dari megaproyek 35.000 MW, pemerintah memperkirakan akan ada tambahan kapasitas listrik 26.000 MW pada 2019.
"Yang 19.000 sisanya, 7.000-nya bisa disiapkan dari yang mangkrak-mangkrak," ucapnya.
Baca juga:
PLN: Pak Jonan tetapkan 19.000 MW di 2019 itu target minimal
5 Masalah kelistrikan ini belum bisa diselesaikan SBY hingga Jokowi
Penyebab proyek 35.000 MW tak tercapai di 2019 versi pengusaha
Ini alasan proyek 35.000 MW Jokowi hanya tercapai 19.000 MW di 2019
Istana persilakan 34 proyek listrik mangkrak era SBY dibongkar
Target proyek 35.000 MW Jokowi cuma terealisasi 19.000 MW di 2019
DPR minta PLN sampingkan bisnis lain dan fokus pada 35.000 MW