Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN: Pak Jonan tetapkan 19.000 MW di 2019 itu target minimal

PLN: Pak Jonan tetapkan 19.000 MW di 2019 itu target minimal Sofyan Basir. Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) memastikan pembangunan mega proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW) tidak akan tercapai pada 2019 mendatang. Hal ini telah dilaporkan pada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

"Tetap jalan. Kita sih jalan. Cuma diharapkan Pak Jonan 19.000 MW itu (target) minimal ya. Kita bilang pasti lebih. Oleh karena itu, pembangkit itu jenisnya banyak, ada yang kelar 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun," jelas Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Jakarta, Jumat (18/11).

"Kamu ini dirut PLN, sudah tahu pertumbuhan ekonomi seperti begitu apa mau bertahan sampai nanti saatnya negara jadi rugi karena take or pay? Apa kamu harus berpikir, perlahan-lahan membangunnya supaya (sama) dengan pertumbuhan ekonomi? Betul tidak? Itu yang diomongi Pak Jonan," jelas Sofyan.

Sofyan mengatakan revisi target proyek 35.000 MW mengacu pada tingkat kebutuhan dalam negeri. Berdasarkan perhitungan, pada 2019, pertumbuhan ekonomi tidak sesuai dengan perhitungan pada saat proyek 35.000 MW dirancang.

"Dasar 35.000 MW itu pertumbuhan ekonomi di 2019 antara 7-8 persen. Hari ini berapa tadi? 2015 itu 4,8 persen, 2016 sebesar 5 persen, 2017 itu 5,1 persen, tadinya kan 7-8 persen," ucap Sofyan.

Sofyan memastikan, mesti direvisi, namun tidak akan mengurangi prioritas untuk pembangunan listrik di luar Jawa. "Tidak boleh berhenti di luar Jawa itu. Jadi program 35.000 MW luar Jawa tidak akan pernah dikurangi," jelas dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP