LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perusahaan perfilman ternama AS minat ekspansi usaha di Indonesia

"Untuk bidang usaha perfilman terbuka 100 persen mulai dari sektor produksi, distribusi dan pertunjukan film."

2016-02-15 14:00:10
Paket Kebijakan Ekonomi
Advertisement

Pemerintah Jokowi-JK telah mengeluarkan paket kebijakan jilid X beberapa waktu lalu. Salah satu isinya adalah mengenai revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) di beberapa sektor usaha Tanah Air, termasuk industri perfilman. Di sektor ini, asing kini dipersilakan untuk investasi 100 persen.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani mengatakan, Indonesia telah menerima minat perusahaan perfilman ternama AS untuk melakukan ekspansi usaha di Indonesia. Meski demikian, Franky belum menyebut nama perusahaannya.

"Untuk bidang usaha perfilman terbuka 100 persen mulai dari sektor produksi, distribusi dan pertunjukan film. Tujuan utama pemerintah adalah menumbuh kembangkan pemain-pemain usaha baru di bidang ini," ungkap Franky dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/2).

Advertisement

Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi. Berdasarkan data yang dimiliki oleh BKPM pada 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai USD 893 juta terdiri atas 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan.

Dari sisi komitmen tercatat masuknya komitmen USD 4,8 miliar dolar AS terdiri atas 76 proyek. "BKPM akan terus mengawal minat-minat investasi dari AS ini untuk segera direalisasikan," katanya.

Tak puas begitu saja. Franky akan terus mempromosikan Daftar Negatif Investasi (DNI) yang baru diumumkan perubahannya oleh pemerintah pekan lalu, kepada investor Amerika Serikat, dalam kunjungan ke San Francisco mendampingi Presiden Jokowi.

Advertisement

"Dalam DNI baru, sektor-sektor unggulan yakni perfilman, 'e-commerce', 'market place' dan farmasi akan menjadi daya tarik utama untuk menarik minat investasi investor Amerika Serikat," tutupnya.

Baca juga:
Bos BKPM: Seluruh bioskop harus putar 60 persen film nasional
Pemerintah dinilai terlalu ketergantungan investasi asing
Ini strategi OJK tangkal maraknya investasi bodong di daerah
Pemerintah sebut wajar investor larikan dana keluar negeri
Presiden ADB: Paket kebijakan X beri pesan baik ke investor dunia
BKPM: Saat ini hanya investasi besar bisa bangun ekonomi Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.