LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina akui kuasai bisnis gas terintegrasi

Belanja modal Pertamina capai USD 3,685 miliar atau sekitar Rp 45,69 triliun selama 10 tahun.

2016-01-11 19:20:18
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina (Persero) mengaku telah mengembangkan infrastruktur gas selama 10 tahun terakhir dengan nilai belanja modal mencapai USD 3,685 miliar atau sekitar Rp 45,69 triliun. Belanja modal tersebut telah digunakan untuk liquefaction, pipa, dan regasifikasi.

"Belanja modal Pertamina selama 10 tahun itu dialokasikan untuk tiga sektor, yaitu liquefaction sebesar USD 2 miliar dengan total kapasitas terpasang 260 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), pipa sebesar USD 1,2 miliar sebanyak 950 MMSCFD, dan regasifikasi senilai USD 485 juta dengan kapasitas 900 MMSCFD," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, Senin (11/1).

Menurut Wianda, Pertamina telah membangun sejumlah fasilitas infrastruktur gas, yaitu regasifikasi Arun, regasifikasi PT Nusantara Regas, Donggi Senoro LNG. Di luar itu, perseroan juga menyiapkan pengembangan pipa Arun-Belawan, pipa Belawan KIM-KEK, pipa Gresik-Semarang dan pipa Porong Grati.

Advertisement

"Kami juga akan memulai konstruksi sejumlah proyek, antara lain Duri-Dumai (pada 2017) berkapasitas 100 MMMSCFD, Gas Solution untuk KIT-E 175 MMSCFD, FSRU Cilacap 2018 sebanyak 200 MMSCFD, dan regasifikasi Banten 2019 sebesar 500 MMSCFD," jelas dia.

Wianda mengatakan Pertamina telah berperan dalam seluruh mata rantai bisnis gas terintegrasi. Pertamina juga memiliki unit pengapalan melalui Pertamina Shipping dan regasifikasi oleh PT Nusantara Regas serta PT Petra Arun Gas.

Sementara itu, Direktur utama PT Pertamina Gas (Pertagas) Hendra Jaya menambahkan perseroan memiliki jaringan pipa transmisi open access terpanjang di Indonesia, yaitu 2.200 kilometer (km). Dengan sistem open access, semua jaringan pipa perseroan bisa digunakan oleh siapa pun.

Advertisement

"Syaratnya, cukup membayar toll fee yang besarannya ditentukan oleh pemerintah, dalam hal ini BPH Migas," ujar Hendra.

Menurut Hendra, bisnis Pertagas mendapat dukungan yang kuat dari induk usaha. Sepanjang 2016, Pertagas mengalokasikan investasi sekitar USD 325 juta yang digunakan untuk pengembangan bisnis.

"Kehadiran Pertamina di bisnis gas terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pertamina telah berperan dalam seluruh mata rantai bisnis gas terintegrasi di Indonesia," pungkas dia.

Baca juga:
Di 2015, Kinerja Pertamina dinilai kurang memuaskan
ESDM bakal bangun tiga depo elpiji di Indonesia Timur
Ekonomi China loyo, harga minyak dunia cetak rekor terendah 12 tahun
Menko Darmin: Bisnis industri kilang tidak menarik
Genjot hilirisasi, pemerintah berdayakan gas Blok Masela

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.