Menko Darmin: Bisnis industri kilang tidak menarik
Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkapkan bahwa bisnis kilang tidak menarik. Padahal, pembangunan kilang menjadi salah satu fokus program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menekan impor bahan bakar minyak (BBM).
Kenapa seorang menteri bisa berkata seperti ini? Ternyata, dia menjelaskan bahwa tidak menarik jika investor hanya membangun kilang. Sebab, imbal hasil yang akan didapat tidak besar.
"Industri kilang minyak tidak menarik karena return-nya tidak besar," ujarnya saat berdialog dengan pimpinan redaksi di Jakarta, Kamis (7/1) malam.
Industri kilang, lanjutnya, baru akan menarik jika bersamanya dibangun bisnis petrochemical. Dia mencontohkan seperti apa yang dilakukan oleh kilang Pertamina.
"Akan menarik jika dipasangkan dengan petrochemical," imbuhnya.
Sebelumnya, Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menjelaskan negara-negara Timur Tengah sudah komitmen investasi pembangunan kilang minyak saat bertemu dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
"Ya mereka ada yang memang di kilang minyak, ada di bidang keuangan, ada infrastruktur lain seperti port, kita kesana juga Abu Dhabi Port dan mereka tertarik juga," ucapnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya