LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengembangan industri farmasi nasional terganjal pendanaan

Pemerintah sendiri saat ini membuka peluang bagi asing untuk berinvestasi di sektor farmasi.

2016-08-29 15:51:49
Kemenperin
Advertisement

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui pendanaan menjadi batu ganjalan industri farmasi Tanah air berkembang. Apalagi, saat ini sudah tak ada alokasi anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Direktur Jendral Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin Sigit Dwiwahjono mengaku kesulitan mencari sumber pendanaan untuk membangun pabrik dan mengembangkan bahan baku obat di Indonesia. Padahal, investasi bahan baku obat cukup besar mencapai Rp 200 miliar.

"Kan anggaran dipotong semua, untuk obat kanker termasuk paracetamol dan lainnya sebesar Rp 200 miliar, tapi kan tidak ada anggarannya, di Kemenperin, Kemenkes dan Kementerian BUMN," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (29/8).

Pemerintah sendiri saat ini membuka peluang bagi asing untuk berinvestasi di sektor farmasi, seperti membangun pabrik bahan baku obat. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat.

"Insentif juga sedang dibahas supaya lebih cepat, juga untuk kelancaran bahan baku impor agar tidak terhalang apakah relaksasi bea masuk atau lainnya," ungkapnya.

Baca juga:
Perusahaan asal Inggris bangun depo genset Rp 425 M di Bekasi
2016, investasi perdagangan karbon RI-Jepang capai Rp 1,98 triliun
Menpar rayu investor China tanamkan Rp 66 M untuk 10 destinasi
Genjot ekspor, Selandia Baru diminta bebaskan bea masuk produk RI
Luhut sebut Saudi Aramco tak serius garap 3 kilang Pertamina
Temui delegasi Saudi, Menko Luhut bahas kelanjutan kilang Cilacap
Bos BKPM soal investasi: Vietnam saingan utama Indonesia di Asia

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.