Pengamat penerbangan: Puluhan pesawat terbang tanpa izin
Jika tidak mau kedodoran seharusnya Menteri Jonan membenahi izin terbang pesawat dan tidak melebar ke sektor lain.
Pengamat penerbangan Chappy Hakim ikut angkat bicara terkait rencana Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menertibkan izin penerbangan. Harus diakui, kata dia, selama ini banyak pesawat yang belum mempunyai izin terbang.
"Puluhan pesawat tidak berizin terbang. Sangat berat Kementerian Perhubungan mengatasi masalah ini," ujar Chappy dalam diskusi di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Untuk itu, jika tidak mau kedodoran seharusnya Menteri Jonan membenahi izin terbang pesawat dan tidak melebar ke sektor lain.
"Kemenhub akan kesulitan jika pekerjaan hariannya saja masih kedodoran, mengerjakan yang biasa saja, contohnya izin masih ada yang disalahgunakan," ucap Chappy.
Menurut data lembaga ICAO 2014, baru 60-70 persen aturan pemerintah yang dijalankan. Meliputi kategori legislasi, organisasi, lisensi, operasi, kelaikan udara (airworthiness), kecelakaan dan lainnya.
Untuk mengatasi persoalan itu, kata Chappy, mantan bos PT KAI itu harus fokus membenahi sistem kerja yang ada saat ini. Salah satunya pembenahan di internal pegawai Kementerian Perhubungan.
"Staf ahli dikumpulkan kemudian membuat roadmap yang menjadi bagian penting dari program kerja," tandas Chappy.
Baca juga:
Tahun lalu, Citilink layani 8 juta penumpang
Di depan anggota DPR, Menteri Jonan ledek mahalnya tiket Susi Air
Tak cuma hapus tiket murah, Menteri Jonan juga larang tiket promo
Menteri Jonan dukung pembentukan panja keselamatan penerbangan
DPR kecam Jonan naikkan tarif batas bawah penerbangan murah
Menteri Jonan terapkan izin penerbangan satu pintu