Menteri Jonan terapkan izin penerbangan satu pintu
Merdeka.com - Belajar dari polemik kasus AirAsia QZ8501 yang disebut-sebut terbang ilegal pada 28 Desember 2014, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal memberlakukan izin penerbangan satu pintu, yakni penyatuan izin slot dan izin rute. Selama ini, izin rute ada di Kementerian Perhubungan, sementara izin slot diatur Indonesia Slot Commitee (IDCS).
"Nanti tidak ada lagi dua izin seperti itu, prosesnya satu, tidak ada lagi debat soal izin," ujar Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/1).
Jonan menargetkan, ketentuan baru itu bisa diberlakukan tiga bulan ke depan. "Ini harus konsisten dan tidak ada toleransi sama sekali," jelas dia.
Namun, Jonan belum memastikan nasib dan masa depan IDCS yang selama ini mengatur slot penerbangan baik domestik maupun internasional dengan Garuda Indonesia sebagai koordinatornya.
Mantan Dirut KAI ini juga bakal menghapus izin dua periode, yakni periode 'summer' (Maret-Oktober) dan periode 'winter' (Oktober-Maret). "Tidak ada lagi izin 'winter' dan 'summer', nanti diaturnya sekali setahun saja," jelas dia.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya