Pemkot Medan Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan Ribuan Pelaku Usaha
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Medan bukan sekadar pemenuhan gizi, melainkan strategi Pemkot Medan untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan pedagang pasar tradisional dan UMKM.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, secara aktif mendorong penguatan ekonomi lokal melalui implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini merupakan salah satu program prioritas dari pemerintah pusat yang bertujuan ganda, yakni memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa Program MBG memiliki peran strategis yang melampaui sekadar penyediaan nutrisi. Menurutnya, program ini dirancang untuk menciptakan sirkulasi ekonomi yang kuat di tingkat lokal, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha.
Penguatan ekonomi lokal ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif pedagang pasar tradisional dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis. Hal ini disampaikan Rico Waas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG dan Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di Medan, Selasa.
Sinergi Pemkot Medan dan Pelaku Usaha Lokal
Pemerintah Kota Medan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia bahan pangan untuk menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pangan. Keterlibatan pedagang pasar tradisional dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program MBG dianggap sangat krusial untuk memperkuat sirkulasi ekonomi.
Wali Kota Rico Waas menyoroti bahwa dukungan sistem koordinasi data yang real-time menjadi kunci utama agar distribusi kebutuhan pangan dapat berjalan tepat sasaran dan efisien. Sistem ini juga membuka ruang partisipasi yang luas bagi pelaku usaha lokal, termasuk para pedagang di 52 pasar tradisional yang berada di bawah naungan BUMD Medan.
Dengan meningkatnya kebutuhan pangan seiring berjalannya program ini, sinergi yang kuat antara berbagai pihak menjadi faktor penting. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran pasokan dan distribusi, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Dampak Positif Program MBG bagi Masyarakat
Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi daerah. Pemkot Medan berupaya keras agar program prioritas pemerintah pusat ini dapat berjalan semestinya di Kota Medan, dengan memperhatikan kesiapan peternak dan UMKM lokal.
Rico Waas menyatakan bahwa dengan sinergi yang kuat, target pemenuhan gizi masyarakat dapat tercapai. Hal ini berjalan seiring dengan terjaganya stabilitas ekonomi daerah, yang didukung oleh pergerakan ekonomi dari sektor-sektor terkait.
Berdasarkan data Korwil SPP, capaian program MBG secara kumulatif telah menjangkau 449.694 penerima manfaat. Wali Kota Rico Waas menilai bahwa program ini sangat baik dan relevan, terutama di tengah tantangan lapangan pekerjaan yang ada saat ini, karena turut menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews