LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Pemerintah Stabilkan Harga Daging Sapi Jelang Idul Fitri 2026

Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian bergerak cepat menstabilkan harga daging sapi di tingkat distributor, memastikan pasokan aman dan harga terjangkau menjelang Idul Fitri 2026.

Sabtu, 14 Mar 2026 00:09:57
harga daging sapi
Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian bergerak cepat menstabilkan harga daging sapi di tingkat distributor, memastikan pasokan aman dan harga terjangkau menjelang Idul Fitri 2026. (AntaraNews)
Advertisement

Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah sigap untuk menstabilkan harga daging sapi di tingkat distributor. Tindakan ini dilakukan setelah terjadi kenaikan harga sepihak di wilayah Tangerang Selatan, Banten, yang sempat mencapai Rp110.000 per kilogram.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa distributor yang sempat menaikkan harga telah berkomitmen untuk menurunkannya kembali. Harga maksimal daging sapi karkas kini ditetapkan Rp107.000 per kilogram sampai perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Langkah stabilisasi harga daging sapi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Penegasan ini juga sesuai dengan arahan Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, untuk memastikan harga pangan tetap terkendali.

Pengawasan Ketat Harga Daging Sapi di Tingkat Distributor

Kenaikan harga daging sapi karkas secara sepihak oleh salah satu distributor di Tangerang Selatan menjadi perhatian serius pemerintah. Bapanas dan Kementan segera bertindak untuk mengembalikan harga ke level yang wajar.

Advertisement

Distributor yang merupakan mitra Rumah Potong Hewan (RPH) Sinar Mulya Tengki tersebut telah diminta untuk mematuhi ketentuan harga yang ditetapkan. Ibnu Abbas, pengelola RPH Sinar Mulya Tengki, memastikan bahwa pihaknya telah menegur mitra distributor dan harga telah kembali stabil per 11 Maret.

Pemerintah tidak akan menoleransi pelaku usaha sektor pangan yang menaikkan harga secara tidak bertanggung jawab. Tindakan tegas akan diberlakukan bagi pihak-pihak yang melanggar ketentuan harga yang telah ditetapkan, terutama menjelang momen penting seperti Ramadhan dan Idul Fitri.

Advertisement

Penetapan Harga Acuan dan Sanksi Tegas

Untuk menjaga stabilisasi harga daging sapi, pemerintah telah menetapkan harga acuan di berbagai tingkatan. Berdasarkan Surat Edaran Dirjen PKH Kementan, harga penjualan sapi bakalan impor siap potong maksimal Rp55.000 per kilogram berat hidup di tingkat feedlot.

Selanjutnya, harga maksimal di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH) ditetapkan Rp56.000 per kilogram berat hidup. Sementara itu, harga karkas di RPH tidak boleh melebihi Rp107.000 per kilogram, berlaku sampai dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri Tahun 2026.

Ketut Astawa menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan harga dari feedloter, RPH, sampai pengecer. Jika ada pelanggaran, pemerintah tidak akan ragu untuk melakukan tindakan tegas dan terukur, termasuk pencabutan izin impor bagi importir yang menaikkan harga sapi bakalan.

Ketersediaan Pasokan dan Operasi Pasar

Selain pengawasan harga, pemerintah juga memastikan ketersediaan pasokan daging sapi secara nasional tetap aman. Bapanas memproyeksikan kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap daging sapi/kerbau di kisaran 65,8 ribu ton.

Proyeksi ketersediaan daging sapi/kerbau secara nasional sampai Maret berada di angka 226 ribu ton, menunjukkan bahwa pasokan sangat mencukupi. Hal ini penting untuk mencegah spekulasi harga akibat kekhawatiran kekurangan stok.

Pemerintah bersama BUMN pangan, seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Berdikari, berkomitmen untuk menggenjot operasi pasar. Operasi ini bertujuan menyediakan daging sapi dan kerbau dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Modus Iming-iming Rp220 Juta, Polisi Ungkap Awal Kasus Video Porno di Batang
  • Freelander 8 Hadir, Tawarkan Karakter Off-Road Autentik
  • Ini Respons Driver Ojol Soal Rencana Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen
  • Imbas Perang Iran, Harga BBM di California Tembus USD6
  • Arab Saudi Beri Cuti Haji 15 Hari untuk Karyawan dengan Gaji Tetap Dibayar
  • bapanas
  • harga daging sapi
  • idul fitri 2026
  • kementan
  • kementerian pertanian
  • konten ai
  • merdekaantara
  • operasi pasar
  • pangan nasional
  • pasokan daging
  • stabilisasi harga pangan
  • tangerang selatan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.