LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah klaim sengketa 29 hektar tanah KEK Mandalika selesai

Pemerintah klaim sengketa 29 hektar tanah KEK Mandalika selesai. Total ada 135 hektar tanah yang mengalami sengketa. Arif melanjutkan 29 hektar yang sudah diselesaikan tersebut dilakukan dengan pendekatan sosial yang dilakukan pemerintah. Pihaknya juga sudah menyiapkan pendekatan legal jika cara sosial tidak berjalan.

2016-10-27 18:01:08
Kawasan Ekonomi Khusus
Advertisement

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, permasalahan sengketa lahan di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), saat ini tengah mengalami perkembangan yang baik. Dari 135 hektar lahan yang bermasalah, dirinya mengklaim 29 hektar telah diselesaikan.
‎
"Tinggal 109 ha diselesaikan. Tadi semua pihak hadir, dari IPDC hadir, kita hadir, dari Pemda juga hadir," ujarnya di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Kamis (27/10).‎

Arif melanjutkan 29 hektar yang sudah diselesaikan tersebut dilakukan dengan pendekatan sosial yang dilakukan pemerintah. Pihaknya juga sudah menyiapkan pendekatan legal jika cara sosial tidak berjalan baik.
‎‎
"Tapi kita secepat mungkin harus tegas. Kalau tidak (sengketa) ini akan berlarut-larut karena sudah sekian tahun. Kita berharap pendekatan sosial bisa kita selesaikan. Dari IPDC dan pemdanya bisa menyelesaikan," tuturnya.‎

Dikatakan Arif, saat ini yang masih menyulitkan pihaknya adalah masyarakat sekitar masih merasa bahwa pernah menempati kawasan Mandalika. Padahal, kawasan yang akan dijadikan sebagai KEK tersebut berada di posisi pantai.‎

"Di mana mana pantai itu adalah tanah negara. Tapi itulah harus ada pendekatan sosial.‎ Nah tanah itu tidak ditempati, itu tanah kosong. Tidak ada mata pencaharian disitu. Jadi kalau lihat gambar, itu pantai dan bukit yang kemiringannya lebih 40 derajat," tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintahan Jokowi-JK mempercepat pembangunan KEK Pariwisata Mandalika. Setidaknya, empat hotel bintang lima akan dibangun mulai 2016 di kawasan ini.

Hotel mewah tersebut adalah Pullman hotel dari dana investasi PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) di bidang pariwisata.

Investor lainnya adalah Intercontinental Hotel, Club Med Hotel, dan Lee`s Hotel. Pembangunan seluruh hotel berkapasitas 850 kamar itu ditargetkan rampung dalam jangka waktu dua setengah tahun.

Direktur ITDC, Abdoelbar Mansoer menjelaskan, dua hotel akan segera membangun fisik, dan dimulai 2016 mendatang. Secara simultan akan dibangun marina, pangkalan yacht (perahu pesiar), lalu Hotel, Politeknik Negeri Pariwisata, instalasi pengolahan air bersih dengan teknologi seawater osmosis, kantor administrasi KEK, pembangkit listrik tenaga surya, pelebaran dan pengerasan jalan.

Saat ini, sudah ada group Accor yang beroperasi yaitu Novotel di kompleks KEK. Pullman yang juga group Accor Asia Pacific itu akan membangun 250 kamar, seluas 27.000 meter persegi bangunannya, dan menempati lahan 4,2 ha. Hotel itu akan menghadap ke laut, dan pantai pasir putih menjadi halamannya.

Pullman juga akan menyediakan convention hall yang berkapasitas 300 lebih, dengan gaya arsitektur lokal Lombok, seperti rumah adat suku Sasak yang beratap alang-alang. Kearifan budaya lokal menjadi tema untuk membangun dan mengembangkan tampak muka bangunannya.

Hotel ini diprediksi mulai beroperasi pada 2018 mendatang, dan bisa menampung wisatawan MICE - Meeting Incentive Convention and Exhibition.

Baca juga:
Kembangkan KEK Bitung, pemerintah bakal bikin reklamasi
25 Agustus 2016, Jokowi bakal resmikan kawasan industri Kendal
Pemerintah dorong kawasan ekonomi khusus Sorong dan Merauke
Usulan wilayah KEK Papua ditunggu Jokowi dalam 2 minggu ini
Darmin tegaskan pentingnya ubah Batam jadi kawasan ekonomi khusus
Lippo Grup dan dua perusahaan China bangun kawasan industri Rp 190 T
Pemerintah Jokowi tambah 2 kawasan ekonomi khusus di luar Jawa

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.