LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Patut Dicontoh, Cara Keluarga Hartono Jaga Kekayaan Turun-temurun

Menekankan diversifikasi investasi dan bisnis sebagai kunci kelanjutan usaha agar bisa bertahan lama.

Selasa, 12 Nov 2024 18:23:00
berita update
Deputy President Director BCA, Armand Wahyudi Hartono (website manajemen BCA)
Advertisement

Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Armand Hartono menekankan diversifikasi investasi dan bisnis sebagai kunci kelanjutan usaha agar bisa bertahan lama. Itu menjadi warisan ilmu dari sang ayah yang juga Bos Djarum Group, Robert Budi Hartono.

Armand menceritakan, dirinya telah mencoba beragam portofolio investasi di berbagai aset pada periode 2000an. Namun, hanya sekitar 1 persen darinya yang masih bertahan hingga saat ini.

"Ketika sudah ada pemasukan lebih, saya coba masuk Investment. Tapi a bit of aggresive at the time, karena .com lagi boom. Saya lagi Gen Z zaman dulu, punya uang pertama kali, invest ke perusahaan-perusahaan .com," ungkapnya dalam Indonesia Knowledge Forum (IKF) XIII-2024 oleh Bank BCA di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (12/11).

"My Investment yang dulu, masih ada sisanya. Microsoft is good, beberapa microchip company is good, tapi beberapa yang lain habis, 99 percent something, yang lainnya habis," kata Armand.

Advertisement

Diversifikasi Saham

Menurut dia, dunia bisnis merupakan sesuatu yang tidak pasti. Bahkan, dirinya dahulu tidak bisa memprediksi bahwa Google akan menjadi perusahaan raksasa seperti saat ini.

"So it is true, kalau ada hype and then they grow up, yang survive ada beberapa, we don't know which one. Google aja dulu saya enggak kebayang. Dulu saya invest-nya di Yahoo, yang dulu was a leader," imbuh Armand.

Advertisement

Sehingga, ia menilai diversifikasi bisnis jadi kunci guna mempertahankan portofolio bisnis untuk jangka panjang. Dengan catatan, itu dilakukan dengan tidak menggunakan uang panas.

Advertisement

"Hari ini banyak pilihan. Dari unicorn, public company, reksadana, blue chip company. So kalau kalian tanya saya, langsung (saya jawab), diversify everything. Kalau punya modal yang besar, bisa invest di new business," tutur dia.

Berita Terbaru
  • Pengalaman Tak Terlupakan Jemaah Haji Termuda Asal Sulsel: Cuaca Panas hingga 47 Derajat Celcius
  • PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas di Gaza Sejak Oktober 2025
  • Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya Hingga Kelembagaan Museum
  • Intip Cara DPP PSI Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah
  • Kuasa Hukum Sebut Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Pengajuan Justice Collaborator Kamis Ini
  • bca
  • berita update
  • hartono bersaudara
  • investasi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
Y
Reporter Yunita Amalia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.