LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pandemi dan Digitalisasi Tekan Peredaran Uang Palsu di Indonesia

Pandemi Covid-19 mendorong akselerasi penggunaan translasi digital meningkat pesat. Penggunaan dompet digital dan uang elektronik ini ternyata mampu menurunkan peredaran uang palsu di masyarakat.

2021-04-14 12:32:59
uang palsu
Advertisement

Pandemi Covid-19 mendorong akselerasi penggunaan translasi digital meningkat pesat. Penggunaan dompet digital dan uang elektronik ini ternyata mampu menurunkan peredaran uang palsu di masyarakat.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim mengatakan sepanjang tahun 2020, temuan uang palsu yang beredar menurun hingga 5 persen dari rasio. Artinya dalam 1 juta lembar yang yang beredar hanya ada 5 lembar uang palsu.

"Uang palsu kita turun hampir 5 persen dengan rasio uang palsu 5 lembar dari 1 juta lembar yang beredar" kata Marlison Hakim, dalam Taklimat Media, Jakarta, Rabu (14/4).

Advertisement

Begitu juga dengan tahun ini. Hingga kuartal pertama tahun ini, rasionya 2 lembar uang palsu dari 1 juta lembar uang yang beredar. Padahal di tahun 2019, ada 9 lembar uang palsu dari 1 juta lembar uang yang beredar di masyarakat.

"Sebelumnya 9 lembar di setiap 1 juta lembar yang diedarkan. Ini makin menurun," kata Marlison.

Dia menyimpulkan, masa pandemi Covid-19 dan penggunaan digitalisasi ini sangat berdampak pada penurunan uang palsu di Indonesia. "Masa covid dan digitalisasi itu berdampak terhadap penurunan uang palsu di Indonesia," kata dia.

Advertisement

Maka, untuk memitigasi peredaran uang palsu selama lebaran 2021, Bank Indonesia melakukan peningkatan preventif. Caranya dengan meningkatkan kualitas bahan yang rupiah dari waktu ke waktu.

Sosialisasi ke masyarakat juga ditingkat dengan mengedukasi masyarakat untuk mencintai rupiah. Mengajak masyarakat untuk mengenal, merawat dan menjaga alat pembayaran yang sah ini. "Mengajak masyarakat tidak melakukan perusakan dan tidak mengubah wibawa rupiah itu tersebut," tandasnya.

Baca juga:
Polisi Ringkus 4 Sindikat Pengedar Uang Palsu di Bekasi
Polisi Tangkap 4 Orang Pemalsu Uang USD 540 Ribu
Mengaku Cetak Pakai Printer, Begini Nasib Pria Pengedar Uang Palsu di Sumut
Pria di Serdang Bedagai Cetak Uang Palsu Lalu Dibelanjakan Sembako
Bawa 15 Ribu Lembar Dolar Amerika ke Surabaya, Ternyata Ini yang Dilakukan Warga Bali
2 Warga Bali Ditangkap karena Setorkan Dolar Palsu Senilai Rp2,1 Miliar ke Bank

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.