Pabrik Boneka Messi Kebanjiran Order Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 memberikan keuntungan besar bagi produsen merchandise di China.
Piala Dunia 2026 yang akan dimulai di Amerika Utara pada Kamis (11/6/2026) memberikan keuntungan signifikan bagi produsen merchandise sepak bola di China.
Salah satu produk yang paling diminati adalah boneka gantungan berbentuk kambing yang mengenakan jersey timnas Argentina dengan nomor punggung 10 milik Lionel Messi.
Boneka yang berukuran seukuran telapak tangan ini menjadi salah satu barang terlaris dari perusahaan China, All Star Partner.
Produk ini dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada julukan GOAT (Greatest of All Time) yang telah disematkan kepada Messi.
Menariknya, meskipun tim nasional China kembali gagal untuk lolos ke putaran final Piala Dunia, penjualan produk ini tetap melonjak. Sejak debutnya di ajang Piala Dunia pada tahun 2002, tim nasional China belum pernah tampil lagi.
Namun, ketidakhadiran tim nasional tidak memengaruhi semangat masyarakat China untuk merayakan pesta sepak bola empat tahunan ini.
Seperti yang dilansir oleh Channel News Asia pada Kamis (11/6/2026), Piala Dunia menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan di tengah perlambatan konsumsi domestik.
Produk-produk bertema sepak bola dianggap memiliki nilai emosional yang dalam bagi para penggemar.
CEO All Star Partner, Luo Bin, mengungkapkan bahwa penjualan produknya meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan dengan periode Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di pabrik yang terletak di Kota Yiwu, pusat perdagangan grosir terbesar di China, para pekerja terlihat sibuk memasang rantai pada boneka Messi berwarna biru-putih yang dirancang sebagai gantungan tas sebelum dikirim ke berbagai toko di seluruh negeri.
Dari Messi hingga Ronaldo, Semua Dibuat
Perusahaan tersebut tidak hanya memproduksi boneka Messi, tetapi juga berbagai produk lain yang bertema pemain serta tim nasional sepak bola.
Di antara produk tersebut terdapat boneka yang menyerupai Cristiano Ronaldo, boneka ayam jantan dengan seragam timnas Prancis, dan boneka beruang yang mengenakan jersey timnas Spanyol.
Luo Bin menjelaskan bahwa ide awal untuk produk ini muncul dari boneka beruang sederhana yang kemudian dipakaikan seragam sepak bola.
"Kami memakaikan jersey sepak bola pada boneka itu dan ternyata terjual sangat baik," ujarnya.
Menurut Luo, produk tersebut berhasil terjual puluhan ribu unit dalam waktu singkat setelah diluncurkan ke pasar.
Ia juga mengakui bahwa meskipun gantungan boneka ini tidak memiliki fungsi praktis yang signifikan, banyak konsumen saat ini lebih mengutamakan aspek emosional saat berbelanja.
"Mungkin karena kondisi ekonomi saat ini, pilihan orang tidak lagi sepenuhnya berdasarkan fungsi praktis," kata Luo.
"Orang sekarang sangat peduli pada nilai emosional. Mereka ingin membeli sesuatu yang benar-benar mereka sukai dan yang bisa membuat mereka senang saat melihatnya," terangnya.
Fenomena ini mencerminkan tren meningkatnya popularitas produk koleksi dan mainan karakter yang berkembang pesat di China.
Antusiasme Sepak Bola Tinggi
Antusiasme para penggemar sepak bola di China sangat terlihat di berbagai toko merchandise yang menawarkan beragam produk, mulai dari jersey, gantungan tas, mainan hewan peliharaan, hingga aksesori yang berkaitan dengan Piala Dunia.
Fang Tian, seorang penggemar sepak bola, menyatakan bahwa banyak anak muda di China saat ini mencari cara untuk mengatasi tekanan hidup yang semakin meningkat.
"Saat ini anak muda menghadapi banyak tekanan dan mereka membutuhkan pelampiasan emosional maupun ekonomi," ujarnya.
Influencer Zhu Hui juga menyoroti bahwa penggemar sepak bola di China menunjukkan loyalitas yang tinggi terhadap para bintang sepak bola dunia.
"Saya melihat masyarakat China sebenarnya sangat antusias terhadap para bintang sepak bola, dan antusiasme itu bertahan sangat lama," kata Zhu.
Menariknya, data dari FIFA menunjukkan bahwa selama Piala Dunia Qatar 2022, China menyumbang sekitar setengah dari total penonton di platform digital dan media sosial, meskipun tim nasional mereka tidak berpartisipasi dalam turnamen tersebut.