OJK Pastikan Likuditas Perbankan Mencukupi Capai Target Pertumbuhan Kredit 12 Persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan likuiditas di pasar keuangan memadai untuk mendukung pertumbuhan kredit sampai akhir tahun sebesar 12 persen. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga momentum likuiditas tersebut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan likuiditas di pasar keuangan memadai untuk mendukung pertumbuhan kredit sampai akhir tahun sebesar 12 persen. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga momentum likuiditas tersebut.
"Terkait likuiditas perbankan memang terjadi segmentasi, tapi secara umum cukup untuk mendukung proyeksi kredit sampai akhir tahun yang kita canangkan sebesar 12 persen," tutur Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, di Jakarta, Selasa (30/7).
Wimboh menjelaskan, pihaknya mengimbau industri perbankan agar tak terlalu agresif mematok pertumbuhan kredit. "Kalau ada masalah memang itu cenderung ke individual yakni kondisi bank tersebut. Jadi kita minta tidak terlalu agresif melakukan pertumbuhan kredit namun kita yakin secara agregat, ada bank-bank yang pertumbuhannya sangat bagus," ujarnya.
Pihaknya pun menegaskan, sebagai salah satu lembaga penjamin keuangan, OJK memastikan likuditas di pasar keuangan cukup untuk memenuhi target pertumbuhan kredit.
Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6
Baca juga:
OJK Luncurkan Program AKSIMUDA
Suku Bunga Acuan BI Turun, OJK Ramal Kinerja Perbankan Menanjak Hingga Akhir 2019
Saat 3 Menteri Jokowi Kompak Merayu Mahasiswa untuk Gemar Menabung
Bos OJK Dorong Pemuda Jadi Wirausahawan, Jangan Melulu Jadi PNS
OJK Ancam Tutup dan Cabut Izin Fintech Langgar Aturan
Marak Fintech Ilegal, OJK Ingatkan Masyarakat Berhati-hati
BI dan OJK Terjunkan Tim Evaluasi Sistem IT Bank Mandiri