LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Meski ekonomi lemah, prospek industri makanan & minuman tetap cerah

Menteri Bambang menyebut industri mamin menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia saat ini.

2016-08-01 12:34:02
bursa saham
Advertisement

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan di tengah kondisi pelemahan perekonomian tidak semua kinerja industri turut tertekan. Ada beberapa sektor industri yang masih memiliki prospek cerah, seperti sektor konsumsi khususnya makanan dan minuman (mamin).

"Yang masih jadi back bone (tulang punggung) ekonomi kita, yang paling utama mamin di luar resto. Industri ini permintaannya bagus, kinerjanya juga lumayan secara industri. Kita harus mulai berpikir industri mamin mungkin salah satu yang kita dorong secara global," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/8).

Menteri Bambang mencontohkan, salah satu produk dari perusahaan nasional yang sudah mendunia yakni mie instan dari Indofood. Di mana produk tersebut sudah hadir di beberapa negara, bahkan sudah memiliki pabrik di dunia.

"Mereka sudah punya pabrik di Serbia, Sudan dan Nigeria. Ini artinya sudah jadi pemain global, orang Saudi itu jatuh cinta sekali sama Indomie. Belum lagi Kapal Api sampai Kacang Garuda," imbuhnya.

Selanjutnya, sektor transportasi dan komunikasi. Di mana, tiga perusahaan telekomunikasi raksasa Indonesia masih memiliki profit yang besar.

Kendati begitu, Menteri Bambang menegaskan bahwa hal yang disampaikan itu bukanlah rekomendasi untuk membeli saham tertentu. Tentu harus melihat secara terperinci kinerja para emiten.

"Sekali lagi ini bukan promosi ya," ucapnya.

Baca juga:
Astra catat laba bersih semester I Rp 7,1 triliun, turun 12 persen
OJK: Dana repatriasi bisa picu naiknya harga saham RI
Mandiri Investasi yakin raup USD 20 juta dari reksadana syariah
Selama masa amnesti pajak, BEI tak pungut biaya pencatatan saham
Booming Pokemon Go tak bantu selamatkan keterpurukan saham Nintendo
BEI gandeng KPPU ciptakan persaingan usaha sehat di bursa saham
Bank milik Hary Tanoe incar dana Rp 531 M dari right issue

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.