Menteri ESDM sadar koordinasi internal pemerintah rapuh
"Mari jujur dengan situasi sekarang, sejak kapan SKK Migas itu bisa berdialog dengan baik sama dirjen migas?"
Koordinasi memang masih menjadi persoalan klasik di internal pemerintah. Itu dirasakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.
Dia mengaku masih sering direpotkan oleh kerapuhan koordinasi antara Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dengan SKK Migas.
"Mari jujur dengan situasi sekarang, sejak kapan SKK Migas itu bisa berdialog dengan baik sama dirjen migas? Jalan Gatot Subroto itu seperti tembok Cina, sebelah sini ada sebelah sana ada. Dan dua institusi ini jangankan kerja sama, kadang-kadang saling merepotkan," ujar Sudirman di Jakarta Convention Center, Kamis (26/5).
Sudirman juga mengingatkan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah.
"DEN berapa lama sudah meeting teratur, keteraturan sidang itu ya baru-baru ini," katanya.
"Di masa lalu, DEN ketemu ketuanya, yaitu presiden, setahun sekali tidak. Dan keteraturan bersidang itu ya perlu. Jadi DEN perlu difungsikan sebagaimana mestinya."
Baca juga:
Sudirman Said akui pemberian insentif investasi migas masih minim
Pemerintah Jokowi bakal pangkas izin sektor migas dari 104 jadi 3
ESDM hati-hati buka keran impor gas di 2019
Indonesia berpotensi krisis gas bumi, selambatnya 5 tahun ke depan
Penjelasan Menteri ESDM soal hilangnya proyek HVDC dari RUPTL PLN