Mentan Amran klaim petani sangat puas dengan kinerjanya
Amran menyebut hasil sejumlah lembaga survei sehingga mencerminkan keberhasilan pelaksanaan.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengklaim kepuasan petani terhadap kinerja Kementerian Pertanian terus naik. Amran menyebut hasil sejumlah lembaga survei sehingga mencerminkan keberhasilan pelaksanaan kebijakan Kementan.
"Tingkat kepuasan petani terhadap kinerja kita selama 2015 yang terendah itu mencapai 76 persen (di sejumlah daerah), bahkan ada pula yang nilainya mencapai 90 persen," kata Amran Sulaiman saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional Tahun 2016 yang digelar di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/5).
Menurut Mentan, hal tersebut sangat membanggakan karena berarti merupakan hasil kerja keras yang dilakukan Kementan dan dinas pertanian di berbagai daerah benar-benar dilaksanakan dengan baik.
Sebagai contohnya, berdasarkan kajian lembaga survei tersebut, sebagian besar responden juga menyatakan puas terhadap bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian) sangat besar.
Meski demikian, sejumlah pihak menyatakan bahwa sektor pertanian mengalami penuaan dengan perlambatan regenerasi petani yang mengancam terpenuhinya nawacita untuk swasembada dan berdaulat pangan.
Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah pernah mengatakan persoalan regenerasi petani ini tidak bisa dianggap main-main. Ini persoalan penting yang harus diatasi jika ingin berdaulat pangan seperti yang dicita-citakan dalam nawacita.
Persoalan perlambatan regenerasi petani ini, menurut dia, tidak hanya muncul di level nasional namun juga global. Secara umum sektor pertanian mengalami penuaan dan populasi petani terus berkurang.
Baca juga:
Mentan: Ada 4 juta hektar lahan tidur, kepala daerahnya pasti tidur
Asosiasi sebut koperasi pangan bisa kurangi kartel secara bertahap
Mentan: Koperasi pangan bisa antar pesanan langsung ke konsumen
Kementan gandeng koperasi pangkas rantai distribusi pangan
Tekan harga, Pemerintah Jokowi bakal impor 10.000 ton daging sapi
DPR geram Mentan gagal stabilkan harga pangan jelang Ramadan