Menko Darmin perbanyak suplai bawang merah di Ramadhan & Idul Fitri
"Tentu saja didorong supaya suplainya lebih lancar."
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan pemerintah tengah mendorong suplai komoditas pangan seperti bawang merah untuk menghadapi Ramadhan dan Lebaran mendatang.
"Tentu saja didorong supaya suplainya lebih lancar, sudah tahu kok seperti apa situasinya," ujar Darmin di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/5).
Menurut Darmin, harga komoditas bawang merah saat ini menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Namun demikian, diperkirakan suplai untuk Lebaran nanti akan stabil mengingat panen komoditas pangan baru saja dimulai.
Pada sore hari ini, Presiden Joko Widodo menggelar rapat internal dengan menteri kabinet kerja di Kantor Presiden. Namun, Darmin enggan membeberkan lebih jauh hasil rapat.
"Besok kami akan rapat sekali lagi. Ya mungkin besoklah akan kami jelaskan hal-hal yang akan kami lakukan," tukasnya.
Sebelumnya, Darmin mengatakan akan mengambil langkah tepat untuk menstabilisasi komoditas pangan, seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan gula.
"Kami akan bikin rancangan, kemudian dibuat kebijakan harganya. Jangan setelah harga naik, baru dibuat kebijakan" ujar Darmin.
Dari informasi yang dihimpun, berdasarkan data 2015, produksi bawang merah akan menurun Februari. Puncak produksi terendah jatuh pada Maret. Sementara pada Juli dan Agustus puncak produksi.
Baca juga:
Kementan: Ada masalah tata niaga bikin harga bawang merah tinggi
Jokowi minta harga daging sapi Rp 80.000 per kg saat Lebaran 2016
Jokowi akan copot menteri yang halangi turunnya harga daging sapi
Lebaran tahun ini, Jokowi ingin jungkir balikkan harga pangan
Curhat pedagang, harga Jeruk Medan lebih mahal dari Jeruk Pakistan
Ini alasan harga jengkol lebih mahal dari ayam potong
Harga tomat anjlok, petani cuek tak mau panen