LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menkeu Sri sebut ketidakpastian dunia ikut pukul kinerja BUMN

Menkeu Sri sebut ketidakpastian dunia ikut pukul kinerja BUMN. Sebab, perusahaan pelat merah akan kesulitan menjual barang maupun jasanya keluar negeri. Ketidakpastian ini salah satunya akibat pemerintah Amerika Serikat belum menentukan komitmen arah kebijakan perdagangannya.

2017-03-23 19:04:23
BUMN
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ketidakpastian kondisi perekonomian global menjadi tantangan bagi tersendiri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebab, perusahaan pelat merah akan kesulitan menjual barang maupun jasanya keluar negeri.

Ketidakpastian ini salah satunya akibat pemerintah Amerika Serikat belum menentukan komitmen arah kebijakan perdagangannya.

"Saya baru saja kembali setelah mengikuti pertemuan dengan negara G-20 di Jerman. Dari hasil pertemuan tersebut, masih belum ada kepastian soal perdagangan global. Ini jadi tantangan tersendiri bagi BUMN kita," ungkap Menteri Sri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/3).

Menkeu Sri mengatakan BUMN akan menghadapi kondisi sulit, apabila negara pasar ekspor seperti Amerika Serikat secara terang-terangan menyebut akan melakukan review terhadap kebijakan perdagangannya.

"Karena kalau tidak salah ekspor kita sekitar 16 persen langsung ke AS. AS akan melihat negara-negara yang terus menerus mengalami surplus terhadap AS, maka mereka akan diteliti apakah eksportir melakukan praktik-praktik persaingan yang tidak adil," ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, negara pesaing Indonesia akan mulai mencari cara bagaimana agar kepentingan ekspor mereka lebih dipertimbangkan oleh negara tujuan. Hal ini tentu akan berpotensi mengganggu pasar ekspor BUMN Indonesia selama ini.

"Jadi nanti semua memikirkan kepentingan masing masing bukan lagi kepentingan bersama. Ini harus kita antisipasi untuk menjaga ekspor kita ke seluruh negara tidak hanya AS," ungkapnya.

Baca juga:
Komisi VI sebut tak pernah menyetujui payung hukum holding BUMN
DPR minta Pemda aktif rayu penolak kehadiran pabrik semen Rembang
Garap pasar Asia dan Afrika, INKA pede raup penjualan Rp 5 T
Di DPR, Bos Pertamina akui belum kuasai penuh program perseroan
Diangkat Rini jadi komisaris Pindad, ini kata Wakapolri
Menteri Rini tunjuk Wakapolri jadi komisaris Pindad
Hingga Maret 2017, PT PP raih kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.