Di DPR, Bos Pertamina akui belum kuasai penuh program perseroan
Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, hari ini. Kehadirannya untuk menyampaikan visi misi sebagai dirut baru pilihan Presiden Joko Widodo.
"Terimakasih kepada Bapak-Ibu sekalian, atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk hadir memperkenalkan diri disini. Ini adalah hari ketujuh saya semenjak ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina," ujar Elia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/3).
Sebagai pimpinan baru, Elia Massa mengaku belum sepenuhnya menguasai program kinerja Pertamina yang berjalan sebelumnya. Namun, lanjutnya, saat ini Pertamina tengah fokus pada pencapaian World Class Energy Company pada tahun 2025.
Hal tersebut akan dilakukan dengan berbagai upaya yang ingin dicapai perseroan. Salah satunya melakukan konsolidasi internal untuk mendorong keterbukaan sehingga membentuk teamwork yang kuat dan solid.
"Konsolidasi internal ini merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana saya sebagai pimpinan dapat menggandeng bawahan saya untuk solid dan mengesampingkan kepentingan lain dan fokus pada pencapaian target. Tentu itu semua dimulai dari pimpinan dan direksi yang ada," jelasnya.
Adapun upaya lain yang dilakukan yaitu pertama, membangun indikator-indikator yang lebih jelas sebagai kriteria World Class Company. Kedua, menyusun roadmap dengan target waktu pencapaian yang feasible. Ketiga, memperkuat postur finansial dan cost structure. Keempat, membangun human capital yang memiliki holistic view dan memiliki pamahaman finansial yang baik.
"Kelima, memperkuat implementasi tata nilai Pertamina yaitu clean, capable, costumer fokus, competitive, commercial, comfident dan membentuk sikap jujur, tulus dan amanah. Keenam, melakukan edukasi kepada stakeholder mengenai perkembangan bisnis pertamina," tegas Elia.
Sementara itu, Salah satu Wakil Ketua Komisi VII, Mulyadi menyambut baik visi misi yang telah disampaikan oleh Elia. Dia berharap dengan adanya pimpinan baru, Pertamina akan semakin maju dan jauh dari tekanan politik.
"Saya sambut baik paparan Pak Elia mengenai hal hal yang akan dilakukan dalam pencapaian target. Namun, Kita harus ingat institusi ini bukan organisasi politik. Tapi ini institusi yang kita harapkan dapat bersaing dengan perusahaan minyak besar di seluruh negara," kata Mulyadi.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya