Diangkat Rini jadi komisaris Pindad, ini kata Wakapolri
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komisaris Jenderal Pol Syafruddin jadi anggota komisaris PT Pindad. Pengangkatan ini melalui Surat Keputusan Menteri Negara BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Nomor SK-59/MBU/03/2017 tanggal 21 Maret 2017.
Menanggapi pengangkatan tersebut, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan jabatannya di BUMN penghasil senjata ini sebagai bukti pangsa pasar Pindad bukan hanya TNI tetapi juga kepolisian. Dia pun mengaku bakal membantu pasarkan produk asli Pindad ke seluruh dunia.
"Pindad ini disamping industri strategis, juga sudah go internasional. Dan pasarnya itu bukan hanya di TNI, tapi ada di Polri, seimbangkan pasar di TNI dan di Polri. Itu perlu kita kembangkan. Oleh karena itu sebagai anggota polri menjadi komisaris," ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, Rabu (22/3).
Selain Pindad, PT PAL dan PT Dirgantara Indonesia juga merupakan industri strategis nasional yang sudah go internasional. Bahkan, jabatan komisaris di tiga BUMN ini diberikan ke pejabat-pejabat kemiliteran.
"Itu ex-officionya masing-masing adalah kepala staf angkatan, sebagai presiden komisaris. PT PAL ini dijabat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), PTDI ini Kasau, Pindad itu Kasad. Presiden Komisaris PT Pindad ini Kepala Staf Angkatan Darat Jendral Mulyono," katanya.
Menurutnya, Kementerian BUMN baru tahun ini menunjuk pejabat kepolisian menjadi anggota komisaris. Sebab, BUMN ini menjadi salah satu industri strategis nasional.
"Ini indutri strategis yang go internasional pasarnya bukan hanya dalam negeri, makanya kita akan besarkan," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya