LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag Enggar sebut harga pakan ayam tinggi buat telur mahal

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyebut bahwa kenaikan harga telur di beberapa pasar disebabkan adanya kenaikan terhadap bahan pakan. Sehingga hal itu membuat para distributor telur ikut serta menaikkan harga terhadap para pedagang.

2018-07-10 13:24:17
Harga Pangan
Advertisement

Harga kebutuhan pokok seperti telur di pasar tradisional melonjak naik dalam satu pekan terakhir. Kenaikan harga telur bervariasi di tiap pedagang.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyebut bahwa kenaikan harga telur di beberapa pasar disebabkan adanya kenaikan terhadap bahan pakan. Sehingga hal itu membuat para distributor telur ikut serta menaikkan harga terhadap para pedagang.

"(Harga telur naik pak?) Iya karena bahan pakannya tinggi," ujarnya saat ditemui di Gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jakarta, Selasa (10/7).

Advertisement

Ketua KPPU, Kurnia Toha pun turut menanggapi masalah kenaikan harga telur saat ini. Pihaknya berjanji akan mendalami dan mencari tahu penyebab kenaikan tersebut. Dirinya pun meminta kepada jajarannya untuk terjun ke lapangan untuk memeriksa langsung.

"Makanya itu yang akan kita lihat terus kenapa kok masih tinggi. Harusnya kan sudah turun. Laporan masyarakat ini kan menjadi penting karena masyarakat yang merasakan langsung masalah kenaikan. Sedang kami dalami itu saya khusus meminya staf kami untuk turun ke pasar memantau ada apa ini?," jelasnya.

Diketahui, harga telur di Pasar Cikampek melonjak naik dalam satu pekan terakhir. Mimin, salah satu pedagang telur di Pasar Cikampek mengatakan, harga telur terus meroket setelah Lebaran apalagi dalam seminggu terakhir, untuk hari ini pedagang menjual telur dengan harga Rp 28.000 per Kg.

Advertisement

"Sebelumnya hanya dijual Rp 20.000 hingga Rp 22.000 per Kg, sekarang saya jual Rp 28.000 per Kg. Naik terus," kata Mimin.

Di tempat terpisah, harga telur ayam di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, melonjak setelah Lebaran. Pantauan Merdeka.com, kenaikan harga telur bervariasi di tiap pedagang.

Salah satu pedagang telur di Pasar Tanah Abang, Udin, mengatakan harga telur terus meroket setelah lebaran. Per hari ini dia menjual telur dengan harga Rp 27.000 per kg.

"Sekarang saya jual Rp 27.000 satu kg. Naik terus. Kemarin Rp 26.000. Sebelumnya Rp 25.000. Sudah naik beberapa kali. Seminggu yang lalu masih Rp 24.000," ungkapnya kepada Merdeka.com, di Jakarta.

Dia mengaku tidak terlalu paham penyebab kenaikan harga telur. Pokoknya jika harga beli dari distributor langganannya naik, maka harga jualnya pun naik. Menurut dia, harga masih akan naik hingga Rp 28.000.

"Tak tahu juga ya. Pokoknya tiap masuk stok baru pasti naik. Ini ada yang saya jual Rp 26.000 karena stok yang kemarin. Kalau masuk lagi yang baru, bisa Rp 28.000," katanya.

Baca juga:
Terus meroket, harga telur diprediksi bakal tembus Rp 30.000 per Kg
Pedagang bingung harga telur ayam meroket usai Lebaran
Ini respons Kemendag soal izin BUMD DKI impor 10.000 ton bawang putih China
Mendag berencana panggil pengusaha bahas dampak pelemahan Rupiah ke harga pangan
Klaim harga Ramadan stabil, mendag sebut terbukti dari inflasi terendah dalam 5 tahun
Usai Lebaran, harga telur ayam meroket jadi Rp 25.000 per Kg
Awal bulan, harga daging sapi dan ayam terpantau stabil

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.