Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang bingung harga telur ayam meroket usai Lebaran

Pedagang bingung harga telur ayam meroket usai Lebaran Telur. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Harga telur ayam di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, melonjak setelah Lebaran. Pantauan Merdeka.com, kenaikan harga telur bervariasi di tiap pedagang.

Salah satu pedagang telur di Pasar Tanah Abang, Udin, mengatakan harga telur terus meroket setelah lebaran. Per hari ini dia menjual telur dengan harga Rp 27.000 per kg.

"Sekarang saya jual Rp 27.000 satu kg. Naik terus. Kemarin Rp 26.000. Sebelumnya Rp 25.000. Sudah naik beberapa kali. Seminggu yang lalu masih Rp 24.000," ungkapnya kepada Merdeka.com, di Jakarta, Jumat (6/7).

Dia mengaku tidak terlalu paham penyebab kenaikan harga telur. Pokoknya jika harga beli dari distributor langganannya naik, maka harga jualnya pun naik. Menurut dia, harga masih akan naik hingga Rp 28.000.

"Gak tau juga ya. Pokoknya tiap masuk stok baru pasti naik. Ini ada yang saya jual Rp 26.000 karena stok yang kemarin. Kalau masuk lagi yang baru, bisa Rp 28.000," katanya.

Hal sama dilakukan oleh pedagang lain, Rumiyati. Wanita paruh baya ini mengaku, telur yang dia jual hari ini sudah menyentuh harga Rp 28.000 per kg.

"Sekarang di saya sudah Rp 28.000 satu kilo. Kemarin masih bisa jual Rp 27.000," jelasnya.

Dia mengatakan, meskipun harga telur mengalami kenaikan, harga bahan pangan lain masih stabil sejak lebaran. "Kalau yang lain yah tetap harganya. Sama seperti yang kemarin-kemarin. Bawang putih Rp 35.000 satu kilo. Bawang merah Rp 30.000 satu kilo. Yang lain stabil," tandasnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP