Melihat Konsep Rumah Subsidi di Berbagai Negara
Subsidi untuk sebuah hunian juga dilakukan oleh sejumlah negara terhadap warganya yang masih berpenghasilan rendah.
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan beragam upaya agar masyarakat bisa memiliki hunian dengan Harga terjangkau. Salah satunya dengan mensubsidi pembelian rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Mereka yang berhak membeli rumah subsidi yaitu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang belum memiliki rumah untuk mendapatkan hunian layak dengan harga yang lebih terjangkau.
Di satu sisi, minimnya ketersediaan lahan, membuat luas ukuran rumah subsidi tapak semakin mengecil.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menjelaskan bahwa desain rumah subsidi ukuran 14 meter karya Lippo Group yang beredar masih berupa rencana alias belum dipasarkan. Dia menyebut rumah subsidi yang ditawarkan Lippo untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang tertarik memiliki rumah subsidi di wilayah perkotaan.
Pemberian subsidi untuk memiliki sebuah hunian bukan hanya berlaku di Indonesia, sejumlah negara memiliki program serupa demi masyarakatnya mendapatkan hunian layak. Berikut daftarnya;
Singapura
Housing and Development Board (HDB) adalah bentuk subsidi perumahan agar masyarakat Singapura yang memenuhi syarat bisa memilii hunian dengan terjangkau. Subsidi ini membantu mengurangi biaya pembelian flat, baik flat Build-To-Order (BTO) baru maupun flat yang dijual kembali.
HDB dirancang untuk membantu rumah tangga yang memenuhi syarat, khususnya mereka yang baru pertama kali membeli rumah, dalam membeli rumah pertama mereka. Beberapa pertimbangan mendapatkan subsidi ini bergantung pada sejumlah faktor seperti pendapatan, status kependudukan (Warga Negara Singapura atau Penduduk Tetap), dan apakah pembelian flat bersubsidi tersebut merupakan pembelian pertama atau bukan.
Program HDB secara signifikan menurunkan keseluruhan biaya pembelian flat, membuat kepemilikan rumah lebih mudah diakses.
Luas flat pada HDB tergantung jumlah kamar tidur yang disediakan;
- 2 kamar tidur flexi, 36 – 45 meter persegi
- 3 kamar tidur, 60 – 65 meter persegi
- 4 kamar tidur, 90 meter persegi
- 5 kamar tidur, 110 meter persegi
- Executive Flat, 130 – 140 meter persegi
Sementara untuk Harga, mulai tanggal 20 Agustus 2024, keluarga yang baru pertama kali menikah dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi hinggaSGD120.000 atau setara Rp1,5 miliar sementara pasangan yang terdiri dari anak pertama kali dan anak kedua kali menikah dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan EHG (Tunggal) hingga SGD60.000 atau setara Rp764 juta.
Korea Selatan
Pemerintah Korea Selatan melalui Komisi Jasa Keuangan (FSC) resmi meluncurkan Pinjaman Bogeumjari Khusus pada 30 Januari 2023. Program ini ditujukan untuk mendukung masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah dan pembeli rumah pertama, dalam memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih terjangkau.
Kebijakan ini menggabungkan beberapa jenis pinjaman sebelumnya dan menawarkan pinjaman bunga tetap yang lebih rendah dari bunga pasar. Pemerintah menyiapkan dana hingga KRW 39,6 triliun untuk mendanai program ini selama satu tahun penuh.
Pinjaman Bogeumjari Khusus dapat diajukan oleh masyarakat yang ingin membeli rumah dengan nilai maksimal KRW 900 juta. Berbeda dengan program sebelumnya, tidak ada batasan penghasilan bagi pemohon. Warga juga dapat menggunakan pinjaman ini untuk mengganti pinjaman lama atau membayar uang jaminan.
Bahkan pemilik rumah tunggal masih bisa mengakses pinjaman ini, selama tujuannya adalah untuk mengalihkan pinjaman yang sudah ada.
India
Pradhan Mantri Awas Yojana (PMAY) adalah skema subsidi kredit oleh Pemerintah India untuk memfasilitasi akses ke perumahan terjangkau bagi penduduk berpenghasilan rendah dan menengah.
Nantinya, pemerintah akan memberikan subsidi bunga berdasarkan kriteria tertentu yaitu sebesar 6,5% untuk EWS dan LIG, 4% untuk MIG-I dan 3% untuk MIG-II pada pinjaman perumahan yang dimanfaatkan oleh penerima manfaat untuk jangka waktu 20 tahun di bawah skema subsidi tautan kredit (CLSS) sejak awal pinjaman.
Jerman
Di negara Eropa, Jerman merupakan salah satu negara yang memfasilitasi subsidi rumah yang disebut Baukindergeld. Pada tahun 2018, sebanyak 47.741 keluarga di Jerman telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan manfaat tersebut.
Baukindergeld adalah program subsidi dari Kementerian Dalam Negeri, Pembangunan, dan Komunitas Federal untuk mendukung pembelian rumah milik sendiri bagi keluarga dengan anak-anak. Sejak 18 September 2018, keluarga-keluarga di Jerman telah dapat mengajukan permohonan Baukindergeld secara daring.
Sebagian besar permohonan berasal dari Rhine-Westphalia Utara (10.728), diikuti oleh Baden-Württemberg (sedikit di bawah 6.407) dan Niedersachsen (6.039). Sejauh ini, total sekitar EUR 1 miliar telah dialokasikan untuk para pemohon.
Saat itu, satu keluarga menerima EUR 1.200 atau Rp22,6 juta per anak per tahun. Manfaat ini dibayarkan selama sepuluh tahun, sehingga keluarga dengan satu anak menerima total EUR 12.000 atau Rp226 juta, keluarga dengan dua anak EUR 24.000 Rp452 juta.