LRT Sumsel Layani Lebih dari 321 Ribu Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
LRT Sumsel mencatat lonjakan signifikan dengan melayani 321.105 penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang kian meningkat.
Palembang, Sumatera Selatan – Layanan Kereta Api Ringan (LRT) Sumatera Selatan menunjukkan performa impresif selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang, selaku operator, bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berhasil melayani total 321.105 penumpang. Angka ini menandai kenaikan sebesar 4 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencatatkan 307.902 penumpang.
Masa pemantauan angkutan Nataru berlangsung selama 18 hari, mulai dari 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Puncak lonjakan penumpang terjadi pada perayaan Tahun Baru, tepatnya 1 Januari 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 37.461 orang dalam satu hari.
Peningkatan ini menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat Palembang dan pendatang musiman terhadap transportasi publik. LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama untuk menghindari kemacetan dan bepergian dengan nyaman selama masa libur panjang.
Lonjakan Penumpang dan Peningkatan Kepercayaan Publik
LRT Sumsel mencatat kenaikan jumlah penumpang yang signifikan selama periode Nataru 2025/2026. Total 321.105 penumpang terangkut, menunjukkan pertumbuhan sebesar 4 persen dari tahun sebelumnya.
Lonjakan tertinggi terjadi pada Hari Tahun Baru 2026, di mana 37.461 orang memilih LRT Sumsel sebagai moda transportasi mereka. Angka ini membuktikan efektivitas penambahan perjalanan yang dilakukan pada tanggal-tanggal krusial seperti 21, 25, 31 Desember 2025, serta 1, 2, 3, dan 4 Januari 2026.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyatakan bahwa peningkatan ini merupakan cerminan positif. Menurutnya, LRT Sumsel semakin menjadi pilihan masyarakat untuk menghindari kemacetan dan bepergian dengan nyaman.
Faktor Pendorong Pilihan Transportasi Publik
Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik, khususnya LRT Sumsel, terus meningkat. Hal ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk kenyamanan dan efisiensi dalam menghindari kemacetan kota.
Penambahan jadwal perjalanan pada masa libur Nataru juga berkontribusi besar. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat.
LRT Sumsel telah membuktikan diri sebagai moda transportasi yang dapat diandalkan, bahkan saat terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Upaya peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan oleh PT KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS.
Stasiun Terpadat dan Apresiasi Terhadap Dukungan
Selama 18 hari masa angkutan Nataru, tiga stasiun LRT Sumsel mencatat volume penumpang tertinggi. Stasiun Asrama Haji memimpin dengan 61.848 penumpang, diikuti Stasiun Ampera dengan 55.801 penumpang, dan Stasiun DJKA dengan 53.110 penumpang.
PT KAI Divre III Palembang dan BPKARSS menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada pemangku kepentingan, komunitas pecinta kereta api, dan rekan-rekan media.
Kerja sama semua pihak ini menjadi bagian penting dalam kelancaran operasional LRT Sumsel selama masa angkutan Nataru 2025/2026. Komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan tetap menjadi prioritas utama.
Sumber: AntaraNews