LPS gandeng 6 kantor akuntan publik bantu tangani bank bangkrut
KAP bisa berperan sebagai tenaga ahli, seperti auditor dan konsultan, yang akan langsung membantu LPS.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjalin kerja sama dengan enam kantor akuntan publik (KAP) guna mendukung fungsi, tugas, dan wewenang LPS. Bantuan dibutuhkan terutama dalam penjaminan dan resolusi bank yang gagal atau kata lainnya bangkrut.
Kepala Eksekutif LPS, Fauzi Ichsan, mengatakan LPS masih memiliki keterbatasan tenaga dalam penjaminan dan resolusi bank yang gagal. Sehingga, KAP bisa berperan sebagai tenaga ahli, seperti auditor dan konsultan, yang akan langsung membantu LPS dalam menangani bank gagal.
"Kita harus siap sedia jika ada satu atau dua bank yang gagal bersamaan. Yang namanya bank gagal bisa datang tiba-tiba. Sehingga pada saat itu kita membutuhkan tenaga ahli," kata Fauzi di kantornya, Jakarta, Jumat (20/5).
Dia menambahkan, salah satu fungsi LPS adalah menilai kualitas aset bank gagal yang nantinya akan dirangkum dan dilelang kepada para investor. Menurutnya, keakuratan dari penilaian tersebut sangat penting karena akan mempengaruhi minat investor dalam membeli aset tersebut.
Dengan demikian, adanya bantuan dari KAP akan bernilai karena jumlah tenaga akan semakin banyak dan penilaian akan semakin akurat.
"Setelah aset tersebut divalidasi oleh LPS dan KAP, maka investor akan merasa lebih nyaman. Meski investor juga akan melakukan hal yang sama. Namun mereka akan merasa nyaman bahwa hasil laporan keuangan sementara bank yang gagal mendekati akurat," imbuhnya.
Keenam KAP tersebut adalah RSM Indonesia, Deloitte Indonesia, PricewaterhouseCoopers (PwC), BDO Indonesia, KPMG Indonesia, dan Ernst & Young (EY).
Baca juga:
Sebanyak 222.100 rekening warga RI bersaldo di atas Rp 2 miliar
Triwulan I-2016, KSSK pastikan sistem keuangan Indonesia terkendali
Mulai 15 Mei 2016, LPS turunkan tingkat bunga penjaminan 25 bps
LPS gandeng BPKP tingkatkan kualitas audit keuangan & investigatif
LPS gandeng mahasiswa UGM sosialisasi penjagaan stabilitas perbankan
Mantan bos LPS diangkat jadi dirut baru Bank Mandiri
LPS: Suku bunga turun bikin ekonomi Indonesia tumbuh