Lewat program SEA, AS bantu Papua Barat lestarikan terumbu karang
Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) meluncurkan program Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) untuk membantu melestarikan keunikan sumber keanekaragaman hayati kelautan di wilayah Papua Barat.
Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) meluncurkan program Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) untuk membantu melestarikan keunikan sumber keanekaragaman hayati kelautan di wilayah Papua Barat.
"Program ini untuk melindungi terumbu karang yang dan berbagai jenis ikan indah dan merupakan destinasi wisata dunia," kata kata Duta Besar AS Untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr seperti dikutip Antara, Jumat (10/3).
Dia menjelaskan, program SEA tidak hanya untuk melindungi terumbu karang atau sumber daya kelautannya saja, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir yang berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Contohnya, penangkapan ikan secara benar tidak merusak ekosistem bawah laut serta peningkatan industri perikanan bernilai jual yang tinggi.
Dengan demikian, USAID Pemerintah Amerika bermitra dengan pemerintah daerah setempat dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Lembaga Masyarakat Adat (LMA) untuk sama-sama mendukung program tersebut.
Sebelumnya, lanjut Joseph, program ini telah dicanangkan di wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan tujuan yang sama melindungi kelestarian sumber daya kelautan. "Kita mendorong Provinsi Papua Barat melestarikan sumber daya kelautan dengan tidak mengurangi hasil tangkapan masyarakat pesisir atau nelayan untuk meningkatkan perekonomian," imbuhnya.
Baca juga:
Pemerintah siapkan Rp 21 miliar tahun ini wujudkan proyek Tol Udara
Gerak cepat Pemerintah Jokowi rajut strategi akhiri polemik Freeport
4 Alasan Freeport diminta cabut, suku Papua diinjak laiknya binatang
Selesaikan polemik Freeport, ESDM terbangkan tim menuju Papua
Suku Papua beberkan dampak buruk hadirnya Freeport
Suku Kamoro Papua: Freeport datang, kami seperti binatang
Temui Kapolda, Dubes AS tanya kondisi keamanan Papua