LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Lebarkan Sayap Bisnis, Phapros Bakal Jual Obat TB ke Peru & Antimo ke Nigeria

Phapros saat ini memang gencar ekspansi bisnis ke negara Asia dan Afrika. Salah satu alasannya yaitu kebutuhan obat di wilayah tersebut yang tidak berbeda jauh dengan Indonesia.

2019-08-26 19:39:03
Phapros
Advertisement

PT Phapros Tbk, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) bakal melebarkan sayap bisnis ke Peru, Amerika Selatan. Perusahaan akan mengekspor produk obat Pro TB untuk mengobati penyakit Tuberkulosis.

"Memang ini baru tahapan awal, dengan demikian nanti jumlahnya akan semakin besar dan untuk saat ini jumlah ekspor kita masih di bawah Rp 10 miliar, " ujar Direktur Utama PT Phapros, Barokah Sri Utami saat ditemui di Hotel JW Mariot, Jakarta, Senin (26/8).

Rencananya, ekspansi tidak hanya dilakukan di Peru namun ada beberapa lokasi lain yang masih dalam tahap pendekatan atau proses awal. "Ada beberapa sih, tapi yang kita sampaikan yang sudah jelas dapat nomor izin edarnya, mungkin ke Afrika, ke Nigeria. Itu untuk obat mabuk perjalanan, Antimo," imbuhnya.

Advertisement

Phapros saat ini memang gencar ekspansi bisnis ke negara Asia dan Afrika. Salah satu alasannya yaitu kebutuhan obat di wilayah tersebut yang tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Selain itu, adanya kesamaan regulasi, serta jumlah populasi yang terbilang besar dibanding dengan Eropa.

Hingga kini, konstribusi nilai ekspor ke dalam pendapatan perusahaan memang masih kecil atau kurang dari 5 persen. Dengan gencar membuka pasar, bos Phapros tersebut berharap ekspor bisa berkontribusi hingga 7 persen ke pendapatan perusahaan.

Selain itu, Kimia Farma dan PT Phapros juga akan bersinergi dalam mengakuisisi rumah sakit, menjalin kerja sama strategis dengan pihak luar negeri dalam pengembangan alat kesehatan dan pengembangan produk biologi.

Advertisement

"Pada dasarnya kami sudah memiliki saham di Rumah Sakit Permata Cirebon, sejumlah 20 persen dan kami berkeinginan untuk menambah jumlah saham tersebut. Fokusnya ke sana tapi mengenai pendirian Rumah sakit baru, ini sejalan dengan bisnis dari Kimia Farma. Itu nanti bersinergi dengan Kimia Farma ," tutupnya.

Reporter Magang: Evie Haena Rofiah

Baca juga:
Lebarkan Sayap Bisnis, Phapros Bakal Right Issue di Semester II-2019
Saham Phapros Dinilai Bakal Meningkat Setelah Diakuisisi Kimia Farma
Usai Akuisisi Phapros, Kimia Farma Lakukan Right Issue
Resmi Akuisisi Phapros, Kimia Farma Rogoh Rp 1,36 Triliun
Investasi Rp 50 M, Phapros Akan Kuasai Produk Anastesi Gigi di Indonesia
PEHA Fokus Double Digit Growing di 2019

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.