Korsel guyur hibah USD 5,5 juta 'percantik' dunia bioskop Indonesia
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengungkapkan Korea Selatan siap memberikan hibah USD 5,5 juta ke Indonesia tahun ini. Dana bantuan ini untuk membiayai program bertajuk Ibos (Integrated Box Office System). Pemerintah berharap munculnya kerja sama antar Korsel dan Indonesia untuk memproduksi film.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengungkapkan Korea Selatan siap memberikan hibah USD 5,5 juta ke Indonesia tahun ini. Dana bantuan ini untuk membiayai program bertajuk Ibos (Integrated Box Office System).
Dana tersebut, lanjutnya, untuk membangun transparansi di bisnis perbioskopan Indonesia. "Mereka melihat jika bioskop di Indonesia transparan, mereka juga bisa menikmati," ujarnya saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/3).
Triawan menambahkan melalui program ini, pemerintah juga berharap munculnya kerja sama antar Korsel dan Indonesia untuk memproduksi film di Tanah Air.
"Kita ingin tidak hanya Korea masuk Indonesia tapi Indonesia juga masuk ke Korea," tuturnya.
Pencairan dana hibah ini, tambahnya, akan menunggu aturan Permendikbud dan dari BKPM. "Pencairan masih menunggu aturan namun pasti tahun ini," tutupnya.
Baca juga:
Bos BKPM ungkap perusahaan sepatu Korsel di China banyak lari ke RI
Di depan investor Korea, Jokowi bangga subsidi BBM dicabut
Di depan konglomerat Korea, Jokowi minta investasi di RI ditambah
Jokowi saksikan kerja sama investasi antara Indonesia dan Korea
Bos BKPM dorong Korea Selatan investasi sektor unggulan
Ini ciri-ciri skema Ponzi yang dipakai Pandawa Grup tipu nasabah
Menko Luhut: Tidak ada niat menyewakan Pulau Nipa ke asing