KKP: Neraca perdagangan di sektor perikanan tumbuh 7,42 persen
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo Nilanto menjelaskan neraca perdagangan di sektor perikanan tahun 2017 tumbuh mencapai 7,42 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo Nilanto menjelaskan neraca perdagangan di sektor perikanan tahun 2017 tumbuh mencapai 7,42 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kenaikan neraca perdagangan yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,42 persen dari USD 3,403 miliar pada 2016 menjadi USD 3,655 miliar pada 2017," kata dalam sebuah diskusi di Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (19/1).
Dia menambahkan, selama lima tahun terakhir, pertumbuhan perdagangan sektor perikanan terus tumbuh rata-rata 2,31 persen setiap tahunnya. Angka pertumbuhan perdagangan ikan di Indonesia lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Tiongkok +0.60 persen, Vietnam -21.39 persen, Filipina -6.75 persen, dan Thailand -15.14 persen, dalam periode yang sama.
Menurutnya, pertumbuhan ini terjadi lantaran kerja keras Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sehingga dengan tumbuhnya perdagangan KKP terus menggenjot produksi ikan baik ikan laut maupun ikan budidaya.
"Kita teruskan tingkatkan perikanan tangkap dan budi daya," tambah dia.
Baca juga:
Diserang banyak pihak, Menteri Susi tak gentar tenggelamkan kapal asing
Menteri Susi soal penenggelaman kapal: Itu penegakan hukum & tak boleh berhenti
Menteri Susi: Politisi silakan bersaing, tapi jangan main-main dengan SDA
Menteri Susi: Saya tidak mau lagi bicarakan cantrang, kita harus move on
Tak cabut larangan cantrang, Menteri Susi bentuk Satgas pengawasan peralihan