Menteri Susi: Politisi silakan bersaing, tapi jangan main-main dengan SDA
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat dikritik atas kebijakannya melakukan penenggelaman kapal ilegal di Indonesia. Tidak hanya mengenai penenggelaman kapal, Menteri Susi juga dikritik atas aturan pelarangan penggunaan cantrang di lautan Indonesia.
Menteri Susi meminta semua pihak tidak menyalahartikan kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Sebab, kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga masa depan sumber daya alam (SDA) Indonesia, agar tetap lestari dan bebas dari kapal pencuri ikan.
"Politisi silakan bersaing, bermain, mencari simpati publik, tapi jangan main main dengan SDA yang dibutuhkan masa depan bangsa. Jangan ada berita provokatif, jangan adu domba menteri. Dan jelas kapal asing tidak boleh lagi beroperasi di Indonesia, itu sudah jelas," ujarnya di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Kamis (18/1).
Menteri Susi menegaskan, kapal yang terkena kasus tidak diperbolehkan untuk melaut. Kapal asing yang tidak terkena pidana harus segera meregistrasi kembali kapal dan kembali kenegaranya. Aturan-aturan tersebut telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.
"Kapal yang sudah kena kasus tetap tidak boleh melaut, kapal asing tidak boleh melaut. Yang tidak kena pidana silakan deregistrasi, pulang ke negaranya. Itu aturan Pak Jokowi," jelasnya.
Menteri Susi menambahkan, semua pihak harus bergerak memajukan kelautan dan perikanan, sehingga energi tidak habis hanya untuk melakukan provokasi terhadap nelayan. "Saya minta ilmuwan, oknum tinggi, pejabat, aparat, tidak lagi provokasi nelayan. Kita maju bersama, meningkatkan ekspor kita dan budidaya. Jadi kita tidak capek energi kita terbuang," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya