Kisah bos Pajak 'diteror' istri peserta Tax Amnesty
Menurutnya, para istri yang suaminya ikut Tax Amnesty menelepon Direktorat Jenderal Pajak untuk meminta laporan hartanya. Namun, Ditjen Pajak tetap merahasiakan laporan harta suaminya tersebut.
Kesuksesan Program pengampunan pajak atau Tax Amnesty tahap pertama memakan banyak korban. Tax Amnesty memicu banyaknya perceraian akibat suaminya tak jujur terhadap istrinya soal harta yang dimiliki.
"Amnesty ini banyak makan korban banyak perceraian terjadi," candanya saat di HIPMI Center Menara Bidakara, Jakarta, Kamis (6/10).
Menurutnya, para istri yang suaminya ikut Tax Amnesty menelepon Direktorat Jenderal Pajak untuk meminta laporan hartanya. Namun, Ditjen Pajak tetap merahasiakan laporan harta suaminya tersebut.
"Ada yang nanya, pak boleh enggak saya minta data amnesty suami saya? Enggak boleh itu rahasia. Kenapa suami saya melaporkan hartanya begitu banyak, rumahnya banyak. Yang dilaporkan ke saya cuma satu rumahnya," tegasnya.
"Terus dia bilang, bapak belain suami saya ya. Jadi artinya mereka berantem lah. Mereka cerai, ternyata suaminya banyak simpanannya. Jadi korban amnesti ini banyak juga," tambahnya.
Untuk itu, di akhir periode tahap pertama, Ditjen Pajak juga melakukan sosialisasi ke para pengusaha wanita yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).
"Maka terakhir-akhir itu sosialisasi saya banyak ke asosiasi himpunan wanita. Entah IWAPI atau apa saja. Dan ternyata tujuannya cuma satu, ingin tahu harta suaminya berapa," pungkasnya.
Baca juga:
Bos pajak: Masyarakat mulai percaya pemerintah
Bos pajak: Banyak keluarga bercerai karena Tax Amnesty
Tax Amnesty sukses, Hipmi puji komando Sri Mulyani dan bos pajak
Bos BKPM sebut manfaat Tax Amnesty belum akan terasa di awal 2017
6 Perusahaan kelas dunia ini diduga jadi pengemplang pajak
Sebut Sandiaga pengemplang pajak, Ahok disebut bersikap tak etis
Ahok ngaku tak bermaksud sindir peserta Tax Amnesty ngemplang pajak