Kemenko Maritim yakin polemik Blok Masela tak bikin investor kabur
"Mereka sudah menemukan cadangan begitu besar, saya yakin tidak akan ditinggalkan begitu saja itu blok."
Kementerian Koordinator Kemaritiman meyakini polemik di internal pemerintah tak akan membuat investor Blok Masela hengkang. Sebab, blok terletak di Maluku tersebut memiliki cadangan gas alam besar.
"Mereka sudah menemukan cadangan begitu besar, saya yakin tidak akan ditinggalkan begitu saja itu blok. Ini terbesar di Indonesia," ujar Tenaga Ahli bidang Energi Kemenko Maritim Haposan Napitupulu, Jakarta, Jumat (11/3)
Hal senada diungkapkan Tenaga Ahli bidang Kebijakan Energi Menko Maritim Abdul Rochim. Menurutnya, Inpex dan Shell akan bertahan karena telah merogoh kocek sebesar USD 1 miliar hingga USD 2 miliar untuk pengembangan Blok Masela.
"Karena pembayaran itu, cost recovery baru bisa dikeluarkan kalau sudah produksi. Jadi ada uang gantung. Tidak mungkin dia lari. Walaupun memang lebih cepat diputuskan lebih bagus," katanya.
Sebelumnya, banyak kalangan menilai polemik internal pemerintah terkait skema pengembangan Blok Masela bakal membuat Shell dan Inpex Corporation membatalkan investasinya. Polemik terjadi antara Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli yang mendorong pembangunan kilang darat beserta jaringan pipa dengan Menteri ESDM Sudirman Said yang mengusulkan kilang apung.
Baca juga:
Kilang apung Malaysia dinilai tak bisa jadi patokan Blok Masela
Kemenko Maritim yakin polemik Blok Masela tak bikin investor kabur
Ini saran SBY untuk Jokowi soal Freeport dan Blok Masela
Indef nilai ada konflik kepentingan di Blok Masela
Pertamina juga harus dilibatkan dalam pengelolaan Blok Masela
Ada penghambat, Jokowi diimbau bikin tim khusus Blok Masela