LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenkeu banggakan pertumbuhan ekonomi terus menanjak sejak 2015

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara mengatakan Indonesia mampu mengubah tren pertumbuhan ekonomi yang turun terus sejak 2011 menjadi naik sejak 2015. Hal tersebut tidak luput dari kondisi ekonomi dunia yang kondusif.

2017-08-21 17:28:51
Kemenkeu
Advertisement

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara mengatakan Indonesia mampu mengubah tren pertumbuhan ekonomi yang turun terus sejak 2011 menjadi naik sejak 2015. Hal tersebut tidak luput dari kondisi ekonomi dunia yang kondusif.

"Tahun 2016 kita ubah itu dia bisa balik sehingga ke dalam tren yang positif artinya tahun 2015 itu jadi titik terendahnya," ujar Suahasil, dalam acara jumpa pers di kantornya, Senin (21/8).

Suahasil mengungkapkan di 2015, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 4,9 persen dan kemudian di 2016 naik menjadi 5 persen. "Tahun ini harapan kita naik ke 5,2 persen," tegasnya.

Suahasil menegaskan, kenaikan tersebut menjadi sesuatu yang harus dipertahankan. Sehingga, dengan begitu tahun depan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tercapai.

Oleh sebab itu, kondisi ekonomi yang menjadi acuan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mematok angka pertumbuhan di 2018 sebesar 5,2 hingga 5,4 persen.

"Kita tentu sebagai RPJM yang dibuat di awal pemerintahan di awal tahun tentu ada inspirasi, bagaimanapun juga inspirasi ini kita letakkan lagi di dalam konteksnya yaitu kita bisa tumbuh di 5,2 tahun ini dan 5,4 persen tahun yang akan datang. Tahun 2018 kita menaruh potensi ekonomi pertumbuhan ekonomi kita adalah 5,4 persen yang lebih tinggi dari tahun ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, pada 2015, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 4,88 persen. Kemudian, naik menjadi 5,02 persen di 2016.

Advertisement

Baca juga:
Ini anggaran PNS dan pensiunan tahun depan
Penyerapan tak rata, pemerintah ubah skema penyaluran dana desa
Alasan Sri Mulyani turunkan angka defisit anggaran tahun depan
Tahun depan, pemerintah akan lanjutkan pencabutan subsidi listrik 900 VA
Lewat teknologi dan pengetahuan, Luhut minta diaspora bantu bangun Papua
Menghadap Jokowi, Menteri Jonan lapor pengunduran diri Andang Bachtiar dari DEN

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.