Kemandirian ekonomi tak terwujud di 2 tahun kepemimpinan Jokowi-JK
Kemandirian ekonomi tak terwujud di 2 tahun kepemimpinan Jokowi-JK. Salah satu indikatornya ialah masih bergantungnya Indonesia pada pangan impor. Saat ini impor beras Indonesia masih sangat tinggi. Selain beras, impor gandum tahun ini juga sudah melewati pencapaian tahun lalu.
Institute for Development Economy and Finance (Indef) mencatat dua tahun Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Indonesia belum mampu membangun kemandirian ekonomi. Salah satu indikatornya ialah masih bergantungnya Indonesia pada pangan impor.
Ekonom Indef, Ahmad Heri Firdaus, mengatakan saat ini impor beras Indonesia masih sangat tinggi. "Beras Januari-Desember tahun lalu USD 351 juta, nah ini Januari-Juli saja baru setengah tahun sudah USD 447 juta. Ini sampai Desember bisa naik sampai 200 persen," katanya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (20/10).
Selain beras, impor gandum tahun ini juga sudah melewati pencapaian tahun lalu. "Kemudian gandum dari Januari-Juli sudah naik berapa persen dari tahun lalu. Sampai akhir tahun bisa naik sampai 50 persen," tambahnya.
Menurutnya, dalam survei yang dilakukan Global Food Security Index, posisi Indonesia kalah dibanding negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia. Posisi Indonesia pada tahun ini menempati peringkat 71.
"Kita negara agraris, negara sumber daya alam, namun kita kalah sama Vietnam di 57, Argentina 37, Malaysia 35. Memang ada perbaikan namun kita hanya naik 3 sampai 4 poin dari tahun lalu," tutupnya.
Baca juga:
2 tahun Jokowi-JK, pengamat beri lampu kuning untuk daya saing RI
Reformasi koperasi belum terselesaikan di 2 tahun Jokowi-JK
2 Tahun Jokowi-JK, Golkar apresiasi pembangunan daerah tertinggal
Ini PR Presiden Jokowi selesaikan program 35.000 MW
BKPM klaim 2 tahun Jokowi-JK hasilkan kemajuan pelayanan investasi
2 Tahun Jokowi-JK, PDIP siap terus jadi garda terdepan
Senangnya Istana Negara 2 tahun hujan kritik tapi publik puas