2 Tahun Jokowi-JK, Golkar apresiasi pembangunan daerah tertinggal
Merdeka.com - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla genap memasuki tahun kedua hari ini. Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya menilai banyak kemajuan di bidang infrastruktur yang sudah dicapai. Terutama, pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal dan Indonesia bagian timur.
"Banyak kemajuan yang sudah dicapai, khususnya di pembangunan infrastruktur di daerah Timur dan daerah tertinggal. Selama ini pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut baru sebatas wacana," kata Tantowi saat dihubungi, Kamis (20/10).
Di era sebelumnya, kata dia, pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal baru sebatas wacana. Dia menyadari bahwa infrastruktur ada bagian penting penopang ekonomi dan program tersebut telah dijalankan dengan baik oleh pemerintah Jokowi-JK.
"Infrastruktur itu penting sebagai urat nadi ekonomi. Komitmen Pemerintahan Jokowi-JK terhadap pertahanan juga bagus," terangnya.
Selain itu, lanjutnya, langkah untuk meningkatkan anggaran pertahanan, revitalisasi alutsista dan kesejahteraan prajurit TNI juga perlu diapresiasi.
"Paling tidak ini dilihat dari Presiden untuk meningkatkan anggaran pertahanan dalam rangka peremajaan alutsista dan peningkatan kesejahteraan prajurit," klaimnya.
Meski begitu, anggota Komisi I ini menyebut persoalan supremasi hukum masih menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Jokowi-JK. Di 3 tahun sisa jabatannya, Tantowi berharap pemerintah bisa membuat hukum sebagai panglima.
"Supremasi hukum. Sisa tiga tahun ke depan, pemerintahan Jokowi-JK harus membuat hukum sebagai Panglima. Kepastian hukum harus terus diperbaiki dlm rangka meningkatkan investasi. Hukum jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya